REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengisahkan perjalanannya saat pulang ke Tanah Air setelah melakukan ibadah umrah di tengah konflik di Timur Tengah yang dipicu peperangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
“Insya Allah untuk jamaah haji atau jamaah umrah yang menggunakan pesawat secara direct, tidak terganggu," kata Rano di Balai Kota, Kamis (5/3/2026).
Baca Juga
Satu Rudal Klaster Iran Sebarkan 80 Bom Kecil 'Gocek' Intersepsi Iron Dome Israel
Naskah Khutbah Jumat: Pelajaran Penting dari Peristiwa Nuzulul Quran yang Agung
Demi Keselamatan, Kemenhaj Minta Calon Jamaah Tunda Umrah
Namun, bagi penerbangan yang transit melalui Qatar dan Abu Dhabi, semuanya sempat berhenti. "Ini yang membuat kemarin mungkin lebih dari 38 ribu jamaah kita yang tidak bisa kembali, menunggu,” katanya.
Rano baru tiba di Tanah Air pada Rabu (4/3/2026). Menurut dia, tiga maskapai yang bisa melakukan perjalanan langsung tanpa transit adalah Saudia Airlines, Lion Air, dan Garuda Indonesia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Rano mengatakan, dalam perjalanannya pulang menggunakan pesawat Garuda Indonesia, banyak pula warga asing yang naik bersamanya.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)