BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Jumat, 6 Maret 2026. Berdasarkan pantauan terbaru, sejumlah wilayah termasuk Kota Makassar diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung mulai pukul 11:10 WITA hingga pukul 13:10 WITA. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, pohon tumbang, hingga jarak pandang yang berkurang.
Daftar Wilayah Terdampak Peringatan Dini (Update 10:40 WITA)Berikut adalah wilayah yang diprediksi mengalami cuaca ekstrem mulai pukul 11:10 WITA:
- Kabupaten Kepulauan Selayar: Bontosikuyu, Pasimasunggu, Pasimarannu, Pasilambena, Pasimasunggu Timur.
- Kabupaten Bantaeng: Bantaeng, Eremerasa.
- Kabupaten Jeneponto: Kelara, Rumbia.
- Kabupaten Takalar: Mappakasunggu, Polombangkeng Utara, Galesong Selatan, Galesong Utara, Galesong.
- Kabupaten Gowa: Bontonompo, Bajeng, Tompobullu, Palangga, Bungaya, Biringbulu, Barombong, Manuju, Bontolempangan, Bontonompo Selatan, Bajeng Barat.
- Kabupaten Bone: Bontocani.
- Kabupaten Maros: Camba, Cenrana.
- Kota Makassar: Tamalate dan sekitarnya.
Pihak BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas ke wilayah lain, di antaranya:
- Kota Makassar: Mariso, Mamajang, Makassar, Ujung Pandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Panakkukang, Biringkanaya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea, dan sekitarnya.
- Kabupaten Gowa: Tinggimoncong, Parangloe, Bontomarannu, Somba Upu, Tombolopao, Pattallasang, Parigi.
- Kabupaten Maros: Tompobulu, Moncong Loe.
- Kabupaten Takalar: Mangarabombang, Polombangkeng Selatan, Pattallassang, Sanrobone.
- Kabupaten Jeneponto: Bangkala, Tamalatea, Binamu, Batang, Bangkala Barat, Bontoramba, Turatea, Arungkeke, Tarowang.
Masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan diharapkan untuk mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.





