Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Antisipasi Inflasi di Tengah Konflik Timur Tengah

suarasurabaya.net
22 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggencarkan pasar murah untuk mengantisipasi dan mengendalikan inflasi di tengah konflik Timur Tengah.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, intervensi melalui Pasar Murah disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika global tersebut.

“Kita akan melakukan Pasar Murah. Kita juga akan menjaga inflasi agar di Surabaya tidak tinggi meskipun dengan kejadian global ini,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, dinamika geopolitik berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok.

“Yang menjadi perhatian utama kami adalah potensi dampak terhadap inflasi. Kondisi geopolitik bisa berpengaruh pada kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok. Karena itu, kami akan memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah,” tegasnya.

Karenanya, kata Eri, Pemkot Surabaya akan mengintensifkan pemantauan harga di pasar, memperkuat koordinasi dengan distributor, serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman.

Adapun hingga saat ini, pemkot terus berkomunikasi dan menunggu arahan pemerintah pusat soal situasi global. Selain itu, pemkot juga sudah membahas ancaman inflasi akibat kondisi ini, sehingga pemantauan perkembangan dan skala kenaikan harga akan dilakukan sampai pekan depan.

“Ini sudah kita rapatkan berulang kali dengan semua stakeholder terkait kemungkinan inflasi. Kita lihat skala harga sampai minggu depan. Karena dengan Selat Hormuz yang diblokir dan semakin masifnya perang ini, kami khawatir ketika harga minyak naik otomatis akan mempengaruhi harga semua barang di Indonesia, khususnya Surabaya,” bebernya.

Ia menyebut prioritas pemkot saat ini mencegah gejolak global itu menjalar menjadi lonjakan harga yang sulit dikendalikan di tingkat lokal.

“Yang terpenting bagi kami di daerah adalah menjaga stabilitas dan kondusivitas kota. Jangan sampai terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali akibat situasi global,” lanjutnya. (lta/bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ikut Terima Uang, Suami dan Anak Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Akan Dipanggil KPK
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat dalam Membangun Ketahanan Iklim
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Oknum Perwira Polisi Tembak Remaja di Makassar Ditetapkan Tersangka
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Komisi Reformasi Polri Rampungkan 10 Buku Rekomendasi, Usul Revisi 8 Perpol dan 24 Perkap
• 23 jam laludisway.id
thumb
Tinjau Pidie Jaya, Mendagri Tito dan Mensos Serahkan Santunan untuk 56 Korban Meninggal dan 23 Orang Korban Luka Berat
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.