Airlangga Segera Rampungkan Pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ini Tujuannya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah bakal berupaya untuk memperkuat kebijakan terkait inklusi keuangan, guna mendongkrak literasi keuangan bagi masyarakat sekaligus menciptakan kesejahteraan finansial yang nyata bagi mereka.

Dalam sambutannya di acara Aksi Kuatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Kesejahteraan (AKSI KLIK), Airlangga mengatakan bahwa untuk mencapai tujuan itu, pemerintah bakal membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan.

Baca Juga :
Nasabah Bullion Bank Tembus 5,7 Juta, Airlangga sebut Perang Bikin Emas Jadi 'Safe Haven'
Airlangga Beri Insentif hingga 300 Persen buat Riset Semikonduktor

Dia bahkan memastikan bahwa pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan itu juga sudah akan rampung dalam waktu dekat.

"Sesuai perintah Bapak Presiden, pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan bertujuan untuk melengkapi Dewan Nasional Keuangan Inklusif," kata Airlangga, Jumat, 6 Maret 2026. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

"Dan saat ini pemerintah sedang menyiapkan infrastruktur hukum yang sesuai dengan Undang-Undang P2SK-nya," ujarnya.

Airlangga menekankan, alih-alih hanya berkutat pada aspek literasi keuangan semata, transformasi kebijakan inklusi keuangan menurutnya harus berakselerasi lebih jauh menuju pencapaian kesejahteraan finansial atau financial well-being bagi masyarakat. Karena menurutnya, akses terhadap layanan keuangan harus bisa membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi guncangan ekonomi.

Selain itu, layanan keuangan yang sama menurutnya juga harus bisa membantu masyarakat, utamanya dalam merencanakan masa depan serta meningkatkan kepercayaan diri dalam pengelolaan masalah keuangan.

Hal itu belum lagi keharusan bagi masyarakat untuk memahami berbagai macam risiko yang harus mereka hadapi, dalam pemanfaatan produk-produk di sektor keuangan digital yang terus berkembang ke depannya.

Supaya, nantinya masyarakat diharapkan bisa melindungi dirinya sendiri dari kejahatan-kejahatan di sektor keuangan, misalnya seperti penipuan digital, fraud, serta berbagai macam praktik merugikan yang marak terjadi di ranah tersebut.

"Jadi hal-hal inilah yang perlu dijaga, supaya masyarakat tidak terpengaruh oleh hal-hal yang tidak positif tersebut," ujarnya. 

Baca Juga :
Airlangga Pastikan Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi Imbas Perang Iran-AS
Airlangga Pastikan Pasokan Energi RI Sudah Aman dari Sumber di Luar Timur Tengah
MBG Jadi Sorotan Fitch, Airlangga: Itu Program Investasi Jangka Panjang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kurniawan Dwi Yulianto Akan Panggil 3 Pemain Diaspora ke Timnas Indonesia U-17 untuk Piala AFF U-17 2026, dari Inggris, Australia, Selandia
• 3 jam lalubola.com
thumb
Terpopuler: Garasi Bupati Pekalongan, Sedan Mewah GAC, hingga Perbandingan MX King
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Tangis Haru Ibunda Delpedro Saat Hakim Bacakan Vonis Bebas: Ternyata Pengadilan Tempat Adanya Keadilan
• 43 menit laluliputan6.com
thumb
Delpedro Marhaen Dkk Akan Hadapi Vonis Kasus Penghasutan Hari Ini Jumat 6 Maret
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Awal Mula Penemuan Bayi yang Ditaruh di Gerobak Nasi Uduk, Ada Sepucuk Surat: Tolong Jaga Adik Saya..
• 23 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.