Jakarta, tvOnenews.com - Musim 2025-2026 menjadi pengalaman baru bagi bek asal Italia, Federico Barba, yang kini memperkuat Persib Bandung di kompetisi Super League. Selain beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia, Barba juga merasakan suasana unik karena harus menjalani kompetisi di tengah bulan Ramadhan bersama mayoritas rekan setimnya yang beragama Muslim.
Situasi tersebut membuat jadwal aktivitas tim mengalami sejumlah penyesuaian, termasuk waktu latihan yang digeser ke malam hari. Bagi Barba, perubahan ini bukanlah sesuatu yang sulit dijalani karena ia menilai adaptasi merupakan bagian dari profesionalisme seorang pesepak bola.
Sebagai bentuk toleransi terhadap budaya klub dan menghormati rekan setimnya yang menjalankan ibadah puasa, Barba juga mengikuti jadwal latihan malam yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB. Waktu tersebut dipilih karena menyesuaikan dengan jam kick-off pertandingan selama bulan Ramadhan.
“Kami hanya perlu mengubah waktu latihan, beradaptasi, atau seperti sekarang, kami menggelar latihan di waktu yang sama dengan jadwal pertandingan. Jadi bagi saya tidak ada yang berubah,” papar Barba dikutip dari situs resmi Persib.
Pengalaman bermain di berbagai kompetisi Eropa membuat Barba tidak merasa kesulitan menghadapi perubahan jadwal tersebut. Menurutnya, pemain profesional memang harus siap tampil kapan pun sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi.
"Sejujurnya ini tidak begitu asing karena di Eropa, kalian bisa lihat di televisi, kami bisa bermain kapan saja. Kami bisa saja bermain pada pagi hari, pukul 12 siang, pukul 12.30, atau bahkan malam hari, jadi bagi saya itu sama saja," kata Barba.
Persib Bandung sendiri masih memiliki dua pertandingan penting yang akan dijalani selama bulan Ramadhan. Maung Bandung dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada pekan ke-25 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (9/3).
Setelah itu, Persib akan menjalani laga tandang menghadapi Borneo FC Samarinda pada 15 Maret mendatang. Dua pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi tim asuhan Bojan Hodak untuk menjaga konsistensi performa di tengah jadwal kompetisi yang tetap berjalan selama Ramadhan. (fan)




