jpnn.com, JAKARTA - Syngenta Indonesia meluncurkan tiga buku pintar budi daya untuk komoditas hortikultura utama yaitu bawang merah, cabai, dan tomat yang diselenggarakan di Kabupaten Soreang, Jawa Barat. Peluncuran ini dilakukan dalam rangka mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, khususnya untuk komoditas hortikultura yang sering mengalami fluktuasi harga.
BACA JUGA: Â Industri Hasil Tembakau di Ujung Tanduk, Berimbas pada Nasib Petani Lokal
Ketiga buku pintar budi daya tersebut berjudul "Bawang Merah Unggul, Panen Optimal, Hasil Maksimal", "Cabai Sehat Berseri, Panen Melimpah, Untung Berlimpah", dan "Tomat Kilau Alami, Tanaman Sehat, Hasil Berlipat".
Buku tersebut dipersembahkan secara gratis untuk para petani sayuran dan semua pihak yang tertarik untuk mempelajari budidaya sayuran dengan baik.
BACA JUGA: Don Muzakir: Ekonomi Desa Ikut Tumbuh Berkat Program MBG Serap Hasil Panen Petani
Bahasa yang dipergunakan adalah bahasa sehari hari dan dilengkapi dengan foto-foto berwarna untuk membuat tampilan lebih menarik dan mempermudah proses belajar dari para pembaca sekalian.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Rahmat Hidayat mengatakan tidak ada kata tamat untuk belajar, termasuk dalam hal budi daya tanaman.
BACA JUGA: Pesawat Tanpa Awak XAG Jadi Lompatan Penting dalam Budi Daya Padi di Indonesia
"Kami sangat mengapresiasi upaya Syngenta membuat buku pintar yang dapat membantu petani untuk membudidayakan komoditas hortikultura dengan baik. Pemerintah dan Syngenta memiliki satu tujuan yang sama yaitu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani dengan cara meningkatkan produktivitas," kata dia.
Peluncuran buku itu merupakan wujud nyata komitmen Syngenta Indonesia dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan pangan dengan berbagi ilmu praktis budi daya sekaligus memberikan solusi praktis dan inovatif bagi petani untuk menghadapi berbagai tantangan dalam budi daya tanaman hortikultura.
"Dengan meningkatnya produktivitas dan kualitas hasil panen, diharapkan dapat menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani. Peluncuran buku ini juga akan dilakukan di beberapa daerah di Indonesia," ujar Suhendro selaku Marketing Head Syngenta Indonesia.
Sementara Narendra Widyanto selaku Business Planning & Commercial Excellence Manager Syngenta Indonesia menjelaskan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional, buku pintar ini disusun berdasarkan masukan dari petani dan ilmu teknis yang diterapkan oleh Syngenta.
"Kontennya tidak hanya mencakup teknologi Syngenta, tetapi juga informasi tentang hama dan penyakit beserta solusinya, inovasi pertanian berkelanjutan, hingga aspek keselamatan bertani," kata dia.
Peluncuran buku pintar budi daya ini menegaskan komitmen jangka panjang Syngenta Indonesia dalam mendukung pembangunan sektor pertanian nasional.
Melalui edukasi dan panduan praktis yang komprehensif ini, Syngenta berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, mengoptimalkan produktivitas pertanian, serta mendorong terwujudnya pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di Indonesia
Dengan berkolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, Syngenta akan terus menghadirkan inovasi dan solusi yang mendukung kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... SIG Bantu Sekolah Perempuan Kembangkan Budi Daya Jamur Tiram di Padang
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




