Danantara Tetapkan Perusahaan China sebagai Pemenang Proyek Waste-to-Energy

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Danantara menetapkan dua perusahaan asal China sebagai mitra operator proyek Waste-to-Energy (WtE) di Bekasi dan Denpasar.

Danantara menetapkan dua perusahaan asal China sebagai mitra operator proyek Waste-to-Energy (WtE) di Bekasi dan Denpasar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menetapkan dua perusahaan asal China sebagai mitra operator proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Waste-to-Energy (WtE) di Bekasi dan Denpasar.

Kedua perusahaan tersebut yakni Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator fasilitas WtE di Bekasi, sementara Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. ditunjuk untuk mengoperasikan fasilitas serupa di wilayah Denpasar Raya.

Baca Juga:
Danantara Mulai Tender Progam Waste to Energy (WtE), Berikut Tiga Perusahaan yang Tertarik

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan, penetapan mitra operator tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang komprehensif dan melibatkan berbagai perusahaan internasional berpengalaman.

"Pengumuman hari ini menandai langkah penting dalam memastikan fasilitas Waste-to-Energy dikelola dengan standar tertinggi dalam keandalan operasional, keselamatan, dan akuntabilitas," ujar Pandu dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga:
Lima Perusahaan China Lolos Tender Proyek Waste-to-Energy Danantara, Cek Profilnya

Dia menambahkan, Danantara akan terus bekerja sama dengan mitra operator, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong pengurangan sampah sekaligus meningkatkan produksi energi bersih.

"Kami akan terus bekerja sama erat dengan para mitra, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menghadirkan kemajuan yang terukur dalam pengurangan sampah dan pembangkitan energi bersih," katanya.

Penunjukan mitra ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Program tersebut bertujuan memperkuat sistem pengelolaan sampah perkotaan, mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA), serta mendukung pembangunan energi berkelanjutan.

Danantara juga mensyaratkan mitra operator untuk membentuk konsorsium dengan mitra lokal guna mendorong transfer teknologi dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta perusahaan Indonesia. Selain itu, lembaga tersebut menekankan pentingnya tata kelola proyek yang transparan dan berbasis mitigasi risiko sejak tahap awal.

Pandu menegaskan, mitra operator yang telah dipilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional yang konsisten serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

"Mitra operator terpilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, serta mendorong keterlibatan yang berkelanjutan dengan masyarakat," ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 6 Maret 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Presiden Prabowo dan PM Pakistan Akan Bertemu di Teheran Redam Ketegangan Teluk
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Groundbreaking LNG Abadi Masela Tunggu Pembayaran Kompensasi Lahan Warga
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Detik-detik Suara Dentuman di Beirut Imbas Serangan Udara Israel
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
• 20 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.