JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Indonesia tengah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah Iran untuk menyelamatkan 2 kapal Pertamina yang terjebak di Selat Hormuz.
"Saat ini sedang dilakukan upaya diplomasi, upaya koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Iran," kata Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika Kemlu RI Santo Darmosumarto, dalam jumpa pers di Kemlu, Jumat, 6 Maret 2026.
BACA JUGA:Konflik Timur Tengah Memanas, Pengamat Ingatkan Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia bagi Indonesia
BACA JUGA:Kontribusi Nyata Saat Bencana Jadi Kado Spesial HUT Satpol PP-Linmas ke-76
Santo menjelaskan, pihak yang sedang didiplomasikan tidak hanya satu atau dua, tetapi melibatkan banyak pihak.
“Untuk memastikan bahwa kepentingan Indonesia terkait dengan Pertamina itu dapat terus diberikan perlindungan, dari sisi dapat melintas Selat Hormuz itu dengan aman,” ujar dia.
Ia menambahkan, upaya diplomasi dan koordinasi terus dilakukan agar kapal yang berkaitan dengan Pertamina tetap dapat melintasi Selat Hormuz secara aman.
“Kami melakukan upaya diplomasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Iran untuk memastikan bahwa kepentingan Indonesia, khususnya terkait Pertamina, tetap terlindungi sehingga dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” jelasnya.
BACA JUGA:Polsek Mampang Beberkan Kasus Nabilah O'brien Soal Insiden Resto di Kemang: Beda Perkara
BACA JUGA:Pramono Perintahkan Satpol PP 'Sikat' Stiker QR Judi Online di Fasilitas Umum
Meski demikian, pemerintah mengakui kondisi keamanan di kawasan tersebut masih belum sepenuhnya stabil.
“Secara umum kondisi di sana memang masih belum kondusif, tetapi kami terus berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah Iran,” tambahnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan ada dua tanker Pertamina yang tertahan di kawasan Teluk Persia akibat situasi konflik yang melibatkan Iran. Bahlil menyebut Pemerintah RI tengah menempuh jalur diplomasi agar kapal tersebut dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman menuju Indonesia.





