Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Wakil Ketua Umum I PP PBSI Taufik Hidayat mengapresiasi penampilan para pemain muda Indonesia yang berhasil menembus babak perempat final All England 2026. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan potensi besar generasi baru bulutangkis Indonesia di level dunia.
Enam wakil Merah Putih memastikan tempat di babak delapan besar yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Jumat, 6 Maret 2026.
Mereka adalah Alwi Farhan (tunggal putra), Putri Kusuma Wardani (tunggal putri), Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (ganda putra), Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari (ganda putri), serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (ganda campuran).
Taufik menilai performa para pemain muda tersebut patut diapresiasi karena mampu tampil percaya diri di salah satu turnamen bulutangkis paling bergengsi di dunia.
“Kami tentu mengapresiasi penampilan enam atlet muda Indonesia yang berhasil tampil sangat baik di babak 16 besar All England 2026. Mereka menunjukkan keberanian, semangat bertanding, dan kualitas permainan yang membuat kita optimistis dengan masa depan bulutangkis Indonesia,” ujar Taufik dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menegaskan tampil di turnamen sekelas All England bukan perkara mudah, terlebih bagi para pemain yang masih minim pengalaman di level elite.
“Bermain di turnamen sebesar All England bukan hal yang mudah, apalagi bagi pemain muda, tetapi mereka mampu menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi,” kata Taufik.
Memasuki babak perempat final, Taufik mengingatkan bahwa tantangan akan semakin berat karena para wakil Indonesia akan menghadapi pemain dengan peringkat dunia lebih tinggi serta pengalaman yang lebih matang.
“Memasuki babak perempat final tentu tantangannya akan semakin berat karena lawan yang dihadapi memiliki ranking dan pengalaman yang lebih tinggi. Namun saya ingin mereka tidak merasa gentar atau terbebani dengan hal tersebut,” ucap Taufik.
Ia menilai fase tersebut justru menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di panggung internasional.
“Justru ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk menguji diri, mengukur kemampuan, sekaligus menambah pengalaman berharga di level dunia,” tutur Taufik.
Taufik juga berpesan agar para pemain tetap percaya diri dan menikmati setiap pertandingan yang dijalani.
“Pesan saya kepada mereka adalah tetap percaya diri, bermain dengan berani, dan menikmati setiap pertandingan. Jangan terlalu memikirkan siapa lawannya atau ranking yang dimiliki,” ujar Taufik.
“Fokus saja pada permainan sendiri, keluarkan kemampuan terbaik, dan tunjukkan semangat juang di lapangan. Dengan mental seperti itu, saya yakin mereka bisa memberikan perlawanan terbaik dan terus berkembang ke depannya,” ucap Taufik menambahkan.
Di babak perempat final, Alwi Farhan akan menghadapi Kunlavut Vitidsarn dari Thailand, sementara Putri Kusuma Wardani bertemu unggulan Korea Selatan An Se-young.
Di sektor ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menantang pasangan Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang, sedangkan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat menghadapi Chen Boyang/Liu Yi.
Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan melawan ganda Malaysia Pearly Tan/Thinaah Muralitharan di sektor ganda putri.
Sementara itu, pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhadapan dengan wakil Tiongkok Guo Xinwa/Chen Fanghui.
Editor: Redaktur TVRINews





