BEKASI, DISWAY.ID - Polres Metro Bekasi Kota tengah melakukan penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang balita perempuan berinisial A (1) oleh tetangganya sendiri.
Kejadian tersebut diduga terjadi di sebuah kontrakan yang terletak di wilayah Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
BACA JUGA:Balita Perempuan Jadi Korban Pelecehan di Bekasi, Ketahuan setelah Visum, Apa Respons Polisi?
BACA JUGA:Perkuat Brand Lokal, Bank Raya Hadirkan Solusi Digital di Lala Market 2026
Proses penyidikan itu pun meggandeng Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (SatPPA-PPO).
"Terkait itu, kami terus berproses dan kamu masih melakukan penyelidikan," kata Kasat PPA-PPO Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait di Bekasi pada Kamis, 5 Maret 2026.
Wanita berusia 36 tahun ini baru menyadari adanya keanehan pada anaknya yang kerap menangis. Ia merasa ada yang mengganjal ketika sang anak terus menerus menangis.
"Awalnya saya kira anak saya nangis terus karena pampersnya penuh. Saya ganti, tapi masih nangis juga. Saya pikir mungkin ukurannya kekeculan, akhirnya saya ganti dari ukuran L ke XL, tapi tetap nangis," jelas FS.
BACA JUGA:Polsek Mampang Beberkan Kasus Nabilah O'brien Soal Insiden Resto di Kemang: Beda Perkara
Kecurigaan itu semakin jelas saat sang buah merintih kesakitan ketika buag air kecil.
Tidak hanya itu, terikan A pun semakin keras ketika bagian alt vitalnya disentuh saat dimandikan.
"Kalau dia seperti kesakitan. Kalau dimandikan dan tersetuh dibagian kelaminnya. dia nangis. Malam itu juga sempat dan meringis terus," paparnya.
Tak tega dengan keadaan yang dialami A, FS pun segera membawanya kepuskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.
BACA JUGA:ARTOTEL Cabin Bromo Hadirkan Promo Bromo Adventure Stay untuk Libur Lebaran 2026
Saat dilakuka pemeriksaan barulah ditemukan keanehan pada alt vital korban yang tidak wajar. Untuk itu, bidan yang melakukan pemeriksaan menyarankan FS untuk melakukan pelaporan sampai visum ke polisi.
- 1
- 2
- »





