Bisnis.com, BALIKPAPAN — Ambisi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menjadikan Pelabuhan Mekar Putih sebagai urat nadi ekonomi baru tampaknya mulai menemui titik terang.
Gayung bersambut, usulan penguatan status pelabuhan tersebut dalam sistem pelabuhan nasional telah disepakati oleh Kementerian Perhubungan dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta, Kamis (26/2/2026).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel Suprapti Tri Astuti mengatakan, kesepakatan ini merupakan tonggak penting bagi integrasi logistik daerah.
"Kami telah melakukan audiensi dengan Kementerian Perhubungan untuk membahas status Pelabuhan Mekar Putih Baru dan telah disepakati bahwa pelabuhan tersebut akan dimasukkan dalam status pelabuhan di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Sebagaimana diketahui, langkah ini diproyeksikan menjadi katalisator utama dalam percepatan pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Dengan masuknya Mekar Putih ke dalam peta pelabuhan nasional, kepastian hukum dan daya tarik investasi di wilayah pesisir Kalimantan Selatan diyakini akan meningkat secara signifikan.
Baca Juga
- Pemprov Kalsel Kebut Pengembangan KEK Mekar Putih agar Masuk PSN
- Kopdes Merah Putih se-Kalsel Diminta Urus Legalitas Merek
- Kalsel Genjot Lumbung Pangan, Tantangan Fiskal Mengadang
Suprapti menyebutkan pemerintah menerapkan skema pembagian peran guna memastikan efisiensi anggaran negara.
Pembangunan fisik fasilitas pelabuhan sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pihak operator atau perusahaan yang memegang konsesi di kawasan KEK tersebut.
Strategi ini diambil agar pemerintah tidak memikul beban finansial yang terlampau besar, mengingat pelabuhan ini bersifat profit-oriented bagi kawasan industri.
“Pelabuhan itu nantinya akan dioperasikan oleh perusahaan yang menjadi operator di KEK tersebut sehingga pembangunan fasilitas pelabuhan menjadi kewenangan mereka,” katanya.
Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memastikan ekosistem ekonomi di sekitar KEK tidak jalan di tempat dengan memfokuskan sumber daya pada pembangunan infrastruktur pendukung di luar kawasan pelabuhan, seperti akses jalan dan integrasi utilitas lainnya.
Adapun, dia berharap keberadaan Pelabuhan Mekar Putih mampu memberikan efek rembesan ekonomi bagi masyarakat lokal.





