FAJAR, MAKASSAR — Pemandangan penuh kebersamaan terlihat di kawasan Tugu Mandiri, perempatan Jl Nusantara-Jl Ribura’ne, Kota Makassar, saat polisi, komunitas ojek online, mahasiswa, buruh hingga tokoh masyarakat turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada warga.
Kegiatan berbagi takjil yang digelar Polres Pelabuhan Makassar dalam momentum Bulan Suci Ramadan 1447 H / 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Rise Sandiyantanti bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Makassar, Kapolsek jajaran, Bhayangkari serta unsur Forkopimcam wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, ribuan paket takjil dibagikan kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya melibatkan unsur kepolisian, tetapi juga berbagai elemen masyarakat yang turut ambil bagian dalam aksi sosial tersebut.
Mulai dari komunitas ojek online Gojek dan Maxim, Serikat Buruh FSPTI TKBM, aktivis mahasiswa, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama bersama-sama turun ke jalan berbagi kepada warga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kacab Maxim Kota Makassar Andre, Koordinator Komunitas Gojek Makassar Asri, Komunitas Makassar Racing S Kamal Losari, HMI Cabang Makassar yang diwakili Rafiudin Abdul, Unibos CLAT, serta Presiden BEM UNM Ahmad Fadil.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan kuatnya sinergitas antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.
Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar Aipda Adil menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan hanya sekadar aksi sosial, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kedekatan serta kebersamaan antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan di Kota Makassar.
Suasana penuh keakraban pun terlihat saat polisi, komunitas ojek online, mahasiswa hingga buruh berdiri berdampingan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.
Kebersamaan tersebut menjadi simbol bahwa menjaga keamanan kota bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. (*)





