JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Dewan Pertimbangan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Achmad Baidowi meminta pemerintah memanfaatkan keanggotaan di Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) untuk memediasi perang di Iran.
Perang di Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 lalu diketahui dimulai dengan serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang merupakan anggota BoP.
Baidowi menyebut konflik di Timur Tengah berpotensi berlangsung lama dan penuh ketidakpastian.
Menurutnya, dibutuhkan diplomasi internasional yang kuat untuk memediasi konflik, termasuk dari negara seperti Indonesia.
"Indonesia yang tergabung dalam Board of Peace harus mampu memanfaatkannya untuk bisa meredam ketegangan di kawasan Teluk tersebut,” kata Achmad Baidowi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Baca Juga: Kemlu Mulai Evakuasi WNI via Azerbaijan, Tahap Pertama Pulangkan 32 Orang
Achmad Baidowi menilai konflik tersebut dapat berdampak luas terhadap stabilitas global, terutama dalam sektor energi.
Pasalnya, negara-negara di kawasan Teluk Arab yang menjadi jalur distribusi utama minyak dunia terdampak konflik.
Eskalasi konflik disebutnya dapat mengganggu distribusi energi global.
Terlebih lagi, Iran telah menutup Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman minyak paling strategis, akibat perang.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- board of peace
- ikatan cendekiawan muslim indonesia
- perang iran
- mediasi perang iran
- icmi





