Bisnis.com, JAKARTA – Entitas Grup Astra, PT Astra Digital Mobil (ADMO) atau OLXmobbi membukukan kinerja moncer pada bisnis penjualan mobil bekas sepanjang 2025.
Direktur OLXmobbi Agung Iskandar mengatakan, perseroan masih mencatatkan kenaikan penjualan mobil bekas, di tengah kondisi industri otomotif yang masih menantang pada tahun lalu.
“OLXmobbi mencatat pertumbuhan positif. Total volume penjualan mencapai sekitar 33.000 unit pada 2025, meningkat sekitar 20% dibandingkan tahun sebelumnya 27.000 unit,” ujar Agung di Jakarta, dikutip Jumat (6/3/2026).
Di sisi lain, menurutnya industri mobil bekas secara keseluruhan justru stagnan dan cenderung turun. Meski begitu, OLXmobbi masih mampu membukukan pertumbuhan di tengah kondisi pasar yang terkontraksi.
Adapun, pasar otomotif saat ini masih menghadapi sejumlah tekanan, seiring dengan melemahnya daya beli masyarakat, terutama pada kelompok kelas menengah (middle income class).
Situasi tersebut juga mendorong lembaga pembiayaan untuk semakin berhati-hati dalam menyalurkan kredit kendaraan. Hal itu tidak terlepas dari meningkatnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang menjadi perhatian di sektor pembiayaan.
Kendati demikian, dia menegaskan bahwa OLXmobbi tetap membidik pertumbuhan pada tahun ini, meskipun kondisi perekonomian masih dihadapi berbagai tantangan, baik di tingkat domestik maupun global.
Perseroan juga berupaya meningkatkan pangsa pasar mobil bekas di Indonesia. Upaya tersebut ditempuh melalui sejumlah strategi yang difokuskan pada pemberian nilai tambah bagi konsumen, sehingga mobil bekas tetap memiliki daya tarik sebagai alternatif dibandingkan kendaraan baru.
“Kalau kami bisa jual 33.000 unit dari total market mobil bekas misalnya 1 juta unit, itu market share kami baru sekitar 3,3%. Artinya, masih banyak ruang bagi OLXmobbi untuk bertumbuh,” pungkasnya.
Di lain sisi, berdasarkan data internal OLX, minat terhadap mobil bekas pada Januari 2026 meningkat sekitar 6% dibandingkan Desember 2025, sementara penjualan mobil baru mengalami penurunan signifikan mengacu data Gaikindo.
Berkaca pada tren tersebut, OLX dan OLXmobbi memprediksi permintaan mobil bekas akan kembali meningkat menjelang Lebaran 2026, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan kendaraan untuk perjalanan mudik.





