UMKM DIY Ramaikan Bazar Ramadan, Baju Murah Ludes dalam Hitungan Jam

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Herdian Giri

TVRINews, Yogyakarta

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Bazar Ramadan 2026 di Bangsal Wiyoto Projo, Kompleks Kepatihan, Danurejan, Kota Yogyakarta. Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan menjelang Lebaran dengan harga terjangkau.

Salah satu yang paling diminati warga adalah aneka pakaian yang dibanderol Rp5.000 hingga Rp10.000. Pengunjung tampak antusias memilih baju Lebaran murah, baik untuk dipakai sendiri maupun dibeli secara borongan untuk keluarga di rumah. Berbagai pakaian, baik baru maupun layak pakai, langsung habis diserbu pengunjung.

“Baju-baju sama seprei ada yang Rp5.000, ada yang Rp10.000. Kalau ada yang cukup dipakai, kalau tidak ya dikasih tetangga,” ujar Jati Utami, salah satu pembeli, Jumat, 6 Maret 2026.

“Ini unik ya, seperti rebutan. Ada yang suka ada yang tidak. Ini baju perempuan, gamis murah Rp10.000, ada yang Rp5.000 dan Rp15.000. Saya beli buat ibu saja,” kata Hendrik, pembeli lainnya.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Srie Nurkyatsiwi, mewakili Wakil Gubernur DIY, menyampaikan bahwa Bazar Ramadan 2026 tidak hanya menjadi ruang transaksi dan interaksi antara pelaku usaha dan pembeli. Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi UMKM untuk memperkuat ekonomi lokal.

Bazar Ramadan 2026 mengedepankan prinsip kebermanfaatan serta menjadi sarana penguatan semangat kesetiakawanan sosial di masyarakat, sejalan dengan tema Hari Jadi DIY ke-271: Mulat Sariro Jumangkah Jantraning Laku.

Ketua Tim Penggerak PKK DIY, GKR Hemas, menegaskan bahwa Bazar Ramadan 2026 menjadi ruang pemberdayaan sekaligus penguatan bagi para pelaku ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026.

GKR Hemas menambahkan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran PKK di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga serta peningkatan literasi keuangan yang inklusif.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Ungkap Defisit APBN Februari 2026 Rp135,7 Triliun
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Dasco Soroti Masyarakat Saling Mencaci: Di Medsos Sudah Tidak Sehat, Kita Perlu Persatuan
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Video: Kerugian Bisnis Travel Umrah Saat Konflik Iran Vs AS Memanas
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Diamankan, Tiga Motor Diamankan
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Dinasti Politik dan Bisnis Bupati Pekalongan: Libatkan Suami, Anak hingga Pembantu Rumah Tangga
• 9 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.