Jakarta, CNBC Indonesia- Perang Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 terus meluas yang berdampak pada gangguan penerbangan dan penghentian operasi sejumlah bandara internasional di kawasan Timur Tengah.
Kondisi ini membuat angkutan penumpang Umrah dari dan menuju Arab Saudi ikut terganggu, meski khusus penerbangan langsung dari Indonesia ke Jeddah tanpa transit di negara yang terimbas konflik perang masih dapat beroperasi.
Tercatat ada sekitar 85 jamaah umrah yang tertahan di Arab Saudi tidak bisa kembali ke Tanah Air. Kondisi ini juga membuat sejumlah calon jamaah umrah membatalkan perjalanan hingga kondisi kembali kondusif. Selain itu perang yang belum diketahui kapan selesai ini juga akan mengancam pelaksanaan haji 2026 yang segera dilaksanakan.
Seperti apa dampak perang AS-Iran terhadap perjalanan jamaah umrah? Selengkapnya Simak Dialog Dina Gurning dan Ketua DPP Kebersamaan Pengusaha Travel Haji Umrah, Wawan Suhada dalam Nation Hub, CNBC Indonesia (Jum'at, 06/03/2026)
Add as a preferredsource on Google




