jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia merasa yakin Presiden RI Prabowo Subianto memiliki kemampuan untuk menjadi mediator konflik antara Iran dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Hal demikian dikatakan Bahlil saat menjawab pertanyaan awak media soal banyak pihak yang meragukan Prabowo bisa menjadi juru damai antara AS-Israel vs Iran.
BACA JUGA: Penjelasan Lengkap Bahlil soal Stok BBM RI Hanya untuk 20 Hari
"Insyaallah kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antar kepala-kepala negara di dunia," kata Bahlil setelah menghadiri Buka Puasa Bersama di kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/3).
Bahlil mengaku tidak ingin berpolemik dengan menanggapi pihak yang meragukan kemampuan Prabowo menjadi juru damai konflik Iran vs AS-Israel.
BACA JUGA: Politikus PDIP Tegaskan Prabowo Harus Minta Izin DPR sebelum Kirim TNI ke Gaza
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu hanya berkeyakinan orang nomor satu di Indonesia itu bisa berkomunikasi ke pemimpin negara lain demi mendamaikan konflik.
"Bagi Partai Golkar itu sangat memahami, mengerti, dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo," ujarnya.
BACA JUGA: Di Depan Ulama, Presiden Prabowo Sebut Indonesia Siap Keluar dari BoP, Jika...
Bahlil mengaku kenal dekat dengan Prabowo dan ikut bersama Kepala Negara ketika melawat ke Jepang, AS, Inggris, Yordania, hingga Uni Emirat Arab.
Menurutnya, Prabowo mampu menjalin komunikasi secara emosional dengan pemimpin negara lain, sehingga bisa menjadi mediator konflik.
"Saya sangat, saya kenal dari dekat hubungan-hubungan emosional dari pemimpin-pemimpin negara ini dengan Bapak Presiden Prabowo," ujar Bahlil.
Diketahui, sejumlah tokoh meragukan kemampuan Indonesia menjadi mediator konflik Iran vs AS-Israel.
Semisal, eks diplomat Dino Patti Djalal yang meminta Prabowo mengurungkan niat menjadi mediator untuk terbang ke Teheran.
Sebab, kata dia, tidak mungkin Presiden AS Donald Trump sebagai pihak penyerang Iran akan bersedia berkunjung ke Teheran untuk membahas perdamaian.
"Ini tidak realistis dan tidak akan mungkin terjadi," katanya. (ast/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
BACA ARTIKEL LAINNYA... FPI Minta Prabowo Segera Keluar dari BoP, Sebut Tak Percaya Israel dan AS!
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan




