Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Ajakan Berdamai

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Teheran membantah keras pernyataan Presiden Donald Trump yang mengklaim Iran tengah berupaya mencari kesepakatan damai untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa pihak Iran telah menghubungi Gedung Putih untuk membahas kemungkinan kesepakatan guna menghentikan konflik bersenjata. Menurut Trump, permintaan tersebut datang di tengah berlanjutnya agresi militer oleh AS dan sekutunya terhadap wilayah Iran.

"Saya tanya, 'apa yang tersisa?'. Mereka tangguh dan ingin melawan, tetapi mereka menelepon dan bertanya 'bagaimana kita membuat kesepakatan?'. Saya katakan 'kalian sedikit terlambat dan sekarang kita lebih ingin bertarung lebih dari mereka'," ujar Trump.
  Baca juga: Trump Desak Iran Menyerah Tanpa Syarat
Pernyataan pemimpin AS tersebut langsung mendapat reaksi keras dari pihak Iran. Duta Besar Iran untuk Mesir, Mojtaba Ferdousi Pour, menegaskan bahwa tidak ada rencana bagi Teheran untuk kembali ke meja perundingan dengan Washington.

"Iran tidak meminta kepada Amerika Serikat, dan juga tidak akan meminta kepada Presiden Trump untuk kembali ke meja perundingan. Saya katakan, kami tidak akan mengandalkan dan tidak akan ada kepercayaan pada Trump," tegas Ferdousi Pour.

Menurut Ferdousi Pour, kegagalan dua kali perundingan terkait kesepakatan nuklir yang sebelumnya pernah dilakukan menjadi alasan utama Iran enggan percaya lagi pada AS. Kegagalan-kegagalan diplomasi masa lalu tersebut dinilai menjadi pemicu pecahnya perang dan menghancurkan rasa percaya Iran terhadap otoritas di Washington.

"Bagaimana mungkin tanpa rasa saling percaya dengan adanya ketiadaan kepercayaan, tanpa bisa mengandalkan pihak lain, kita meminta mereka untuk kembali bernegosiasi lagi? Saya rasa tidak begitu," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transaksi Ganja 3 Kg di Hotel Tanah Abang Terendus, 2 Pria Langsung Diciduk Polisi
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
[FULL] Respons Eks KSAU Terkait Sekutu AS Diduga Mulai Terbelah Soal Serangan ke Iran
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Pertemuan Rachmat Pambudy dan Airbus Bahas Penguatan Industri Dirgantara Nasional serta Peluang Pusat MRO Asia-Pasifik
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Oknum Perwira Polisi Tembak Remaja di Makassar Ditetapkan Tersangka
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Ketum PERBANAS Buka-bukaan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.