Menpora Erick Thohir Jamin Kerahasiaan Identitas Atlet Korban Dugaan Kekerasan dan Pelecehan di Tim Panjat Tebing

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjamin kerahasiaan identitas atlet panjat tebing yang melaporkan dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual oleh kepala pelatih mereka setelah jumlah pelapor bertambah menjadi 10 orang.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir dalam keterangan resmi di Jakarta pada Jumat sebagai tanggapan atas bertambahnya atlet yang melaporkan dugaan kasus tersebut.

Erick Thohir menyatakan, "Negara berpihak kepada atlet, melindungi kerahasiaan identitas pelapor dan memberikan perlindungan penuh bagi mereka dari segala bentuk tekanan, intimidasi,".

Sebelumnya jumlah atlet yang melapor terdiri dari lima atlet putra dan tiga atlet putri.

Kemudian dua atlet tambahan kembali melaporkan dugaan kasus yang sama sehingga total sementara atlet yang melapor menjadi 10 orang.

Negara Jamin Perlindungan Korban

Erick Thohir menegaskan pemerintah memberikan perlindungan penuh kepada para atlet yang melapor agar mereka terhindar dari tekanan maupun intimidasi.

Ia juga mendorong agar para korban memperoleh pendampingan hukum dalam proses penanganan kasus tersebut.

Selain itu para atlet yang diduga menjadi korban juga diminta mendapatkan pendampingan psikologis dalam jangka panjang.

Pendampingan tersebut dinilai penting untuk menjaga kondisi mental serta masa depan para atlet.

Menpora menegaskan setiap atlet berhak mendapatkan lingkungan olahraga yang aman dan bermartabat.

Ia juga menyampaikan bahwa para atlet berhak berlatih dalam lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan.

Erick Thohir menegaskan, "Pemerintah tidak akan menoleransi tindakan kekerasan seksual dalam dunia olahraga,".

Evaluasi Sistem Pembinaan Atlet

Erick Thohir menyatakan kasus tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet nasional.

Evaluasi terutama akan dilakukan di lingkungan pemusatan latihan nasional atau Pelatnas.

Ia menilai mekanisme pengawasan dalam sistem pembinaan atlet perlu diperkuat.

Sistem pelaporan yang aman dan rahasia juga harus tersedia bagi para atlet.

Perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga juga dinilai perlu ditingkatkan.

Sebagai langkah mitigasi Kementerian Pemuda dan Olahraga telah menyediakan saluran pengaduan bagi para atlet.

Para atlet dapat melaporkan dugaan kasus kekerasan atau pelecehan melalui alamat [email protected].

Sebelumnya Menpora juga menyatakan dukungan kepada Federasi Panjat Tebing Indonesia yang mendampingi serta memfasilitasi para atlet untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Erick Thohir menginginkan kasus ini diusut secara tuntas dan menegaskan pelaku harus menerima hukuman maksimal jika terbukti bersalah.

Ia menilai hukuman maksimal diperlukan untuk memberikan efek jera serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Upaya Menangkal Radikalisme bagi Pemuda, Kemendagri Gelar Diskui Penguatan Pelajar di Kota Cirebon
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Second Cold War: Dunia Terbelah Tanpa Tembok
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pramono: Panic Buying BBM Tak Akan Terjadi di Jakarta!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Duduk Perkara Nabilah O Brien Jadi Tersangka usai Unggah CCTV Dugaan Pencurian di Restorannya
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Catat, Mulai 28 Maret Akun Anak Usia di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.