Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah membayarkan tunjangan hari raya (THR) untuk 2,2 juta aparatur sipil negara (ASN). Namun, jumlah yang sudah dibayarkan oleh masing-masing instansi baru kepada 631.000 pegawai.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa pihaknya sudah membayarkan anggaran THR namun belum semua instansi telah mencairkannya kepada masing-masing ASN.
"Mungkin seminggu ke depan. Sebagian besar sudah keluar sekarang. Kalau instansinya belum minta ya belum dicairkan, belum keluar. Tetapi mereka sudah bisa mencairkan sejak pagi ini," ujarnya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (7/3/2026).
Secara rinci, jelasnya, Kemenkeu telah membayarkan THR senilai Rp3 triliun untuk 631.000 ASN. Total penerima THR Idulfitri bagi ASN ini mencapai 2,2 juta pegawai.
"Berarti ada yang masih belum diambil," ujar mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu.
Selain THR ASN, Bendahara Negara juga sudah membayarkan gaji ke-13 pensiunan senilai Rp11,4 triliun untuk 3,56 juta pensiunan atau 93,5%.
Sementara itu, realisasi pembayaran THR untuk ASN daerah telah mencapai Rp127,6 miliar untuk 16.848 pegawai yang telah dilakukan oleh tiga pemda dari 546 pemda baik provinsi maupun kabupaten/kota.
"Jadi seperti itu, tapi sudah siap semua tinggal berapa cepat mereka mencairkan itu," pungkas Purbaya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kemenkeu telah menganggarkan senilai Rp55 triliun untuk THR ASN maupun TNI-Polri.





