Dari Masjid ke Lapangan: Marbot Soccer League Dimulai

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Masrul Fajrin

TVRINews, Surabaya

Sebanyak 448 marbot atau petugas masjid dari 32 masjid di Jawa Timur sukses mengikuti babak penyisihan Marbot Soccer League 2026 yang digelar di Al-Akbar Soccer Center, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya , kompetisi yang berlangsung sejak 1 Maret 2026 tersebut resmi memasuki babak 16 besar pada Sabtu 7 Maret 2026.

Turnamen yang menjadi bagian dari program "Healing Ramadhan 1447 H" ini mempertemukan tim-tim marbot dari Surabaya, Mojokerto, Malang, Sidoarjo, dan Gresik. 

Setiap tim tidak hanya diperkuat para marbot, tetapi juga didampingi satu official dan satu pelatih. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur dan turut menjadi rangkaian sosialisasi menuju Piala Dunia dengan TVRI sebagai official broadcast.

Humas Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, H Helmy M Noor, mengkonfirmasi bahwa babak fase grup telah rampung dan 16 tim terbaik akan berlaga hari ini.

 "Malam tadi adalah babak fase grup terakhir dari 32 masjid se-Jawa Timur, dan hari ini kita sudah masuk dalam babak 16 besar. Nantinya akan kita ambil juara 1, 2, 3, dan juara 4. Yang menarik, pada saat final nanti akan ada eksebisi tim TVRI Jawa Timur melawan Tim Pemprov Jawa Timur sebagai satu rangkaian sosialisasi road to Piala Dunia," tuturnya di Al-Akbar Soccer Center, Sabtu 7 Maret 2026

Helmy menambahkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi dan ia mengajak masyarakat untuk menyaksikan langsung pertandingan. 

"Ayo kita rame-rame datang ke Masjid Al-Akbar Surabaya, saksikan Marbot Soccer League yang luar biasa sukses dan tertib. Datang dan dukung tim favorit Bapak/Ibu sekalian," imbuhnya.

Di luar kompetisi, turnamen ini menjadi ajang tidak terduga dalam menjaring talenta muda dari kalangan pengelola masjid. Banyak pemain dengan kemampuan luar biasa yang ternyata berasal dari Remaja Masjid (Remas). Hal ini dinilai positif karena dapat meningkatkan kedekatan generasi muda dengan masjid.

"Kami tidak menduga ternyata banyak talenta pemain bola yang luar biasa. Rata-rata memang dari remas, ini menjadi daya tarik sehingga anak-anak muda jadi suka ke masjid," jelas Helmy. Ia berharap semangat olahraga ini dapat memperkuat jejaring antar masjid dan menjadi ikhtiar membangun program-program inspiratif bagi masjid dan mushola di Jawa Timur. 

"Dari bola kita bangun saudara, dari bola kita bisa melakukan jejaring program-program inspiratif untuk masjid dan mushola, terutama di Jawa Timur," pungkasnya.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil Terperosok ke Saluran Air Saat Anak Pemilik Belajar Mengemudi di Matraman
• 49 menit lalupantau.com
thumb
Terpidana Korupsi Dishub Dompu Kembalikan Kerugian Negara Rp448 Juta
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Pastikan Tunjangan Guru Madrasah Cair Sebelum Lebaran
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Di Depan Messi, Trump Bicara Perang AS-Israel VS Iran: Kami Hancurkan Misil Mereka Setiap Jam
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Hanya Bebas Visa ke 24 Negara, Ini Negara dengan Paspor Terlemah di Dunia
• 54 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.