jatim.jpnn.com, KEDIRI - Anggota Fraksi PAN DPR RI Ahmad Rizki Sadig memberikan bantuan paket berkebun kepada masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kediri, Jumat (5/3).
Banyak warga terlihat antusias menerima paket berkebun tersebut. Sebagian di antaranya langsung berencana menanam bibit cabai dan tomat di halaman rumah masing-masing.
BACA JUGA: Bersama MDMC, Ahmad Rizki Sadig Edukasi Mitigasi Bencana Masyarakat Tulungagung
“Jadi kami memberikan paket berkebun untuk kemandirian pangan di rumah masing-masing. Isinya ada bibit cabai, tomat, terong, beserta pupuk dan media tanamnya,” kata Rizki saat menyerahkan bantuan di Balai Desa Klampitan, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.
Rizki menyalurkan bantuan itu dalam rangka kunjungan reses sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kediri, Blitar, dan Tulungagung.
BACA JUGA: Waspada Bencana, Ahmad Rizki Sadig Edukasi Warga Blitar soal Mitigasi
Selain di Kecamatan Purwoasri, legislator yang duduk di Komisi XI DPR RI tersebut juga menyerahkan paket berkebun kepada masyarakat di Kecamatan Wates, Kras, dan Banyakan.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah agar lebih produktif.
BACA JUGA: Rizki Sadig Dukung Gerakan Ekonomi Hijau di Blitar & Tulungagung Lewat Bank Sampah
“Tujuan pemberian paket berkebun ini untuk melatih masyarakat supaya mengoptimalkan lahan-lahan kosong di rumah masing-masing,” ujarnya.
Dia menambahkan program tersebut masih dalam tahap uji coba dengan melibatkan anak muda dan para ibu rumah tangga agar mulai menanam kebutuhan pangan secara mandiri.
Apabila program ini berjalan maksimal, kata Rizki, ke depan akan dikembangkan secara lebih luas di masyarakat.
Bantuan tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga.
“Seandainya bisa berjalan maksimal kami minta didokumentasikan. Insyaallah nanti bisa dikembangkan di masyarakat secara umum, sehingga kemandirian pangan tidak hanya menjadi perhatian para petani dengan sawahnya, tetapi juga bisa dimulai dari halaman rumah masing-masing,” pungkasnya. (mcr12/jpnn)
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra




