Iran Tegaskan Negara Eropa Bisa Jadi Target Jika Bergabung dengan AS-Israel

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Iran memperingatkan bahwa negara-negara Eropa dapat menjadi “target sah” jika mereka bergabung dengan Amerika Serikat dan Israel dalam perang melawan Teheran.

Peringatan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi dalam wawancara dengan France 24 pada Jumat kemarin.

“Kami telah memberi tahu negara-negara Eropa dan pihak lain agar berhati-hati untuk tidak terlibat dalam perang agresi terhadap Iran,” ujar Takht-Ravanchi, dikutip dari TRT World, Sabtu, 7 Februari 2026.

Ia menegaskan bahwa negara mana pun yang ikut dalam kampanye militer melawan Iran akan menghadapi serangan balasan dari Teheran.

“Jika ada negara yang bergabung dengan Amerika dan Israel dalam agresi terhadap Iran, mereka juga akan menjadi target sah bagi pembalasan Iran,” tegasnya. Pengerahan Militer Eropa Pernyataan tersebut muncul ketika sejumlah negara Eropa mulai meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah.

Prancis mengumumkan pengerahan kapal induk helikopter amfibi Tonnerre ke Laut Mediterania. Kapal tersebut akan bergabung dengan kapal induk Charles de Gaulle yang sebelumnya telah berada di kawasan setelah beroperasi di Laut Baltik.

Sementara itu, Inggris juga meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Teluk.

Perdana Menteri Keir Starmer mengadakan pembicaraan dengan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa dan menawarkan pengerahan jet tempur untuk memberikan perlindungan udara defensif bagi negara tersebut.

Starmer juga mengumumkan pengiriman empat pesawat jet tempur Typhoon tambahan ke Qatar setelah adanya permintaan dari sekutu. Eskalasi Konflik Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada Sabtu lalu.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan pangkalan militer, fasilitas diplomatik, serta personel Amerika Serikat di kawasan, selain juga menyerang beberapa kota di Israel.

Baca juga:  Kapal Induk USS Abraham Lincoln Mundur usai Diserang Drone IRGC


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hak THR Anda Bermasalah? Catat Kontak Resmi Pengaduan Pemprov DKI.
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sedih Dengar Febri Hariyadi Cedera ACL Lagi di Persis Solo, Beckham Putra Langsung Bereaksi: Saya Harap Dia Tidak Trauma
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
8 Platform Digital dan Medsos di RI Wajib Nonaktifkan Akun Anak Mulai 28 Maret
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenpar Siapkan Langkah Mitigasi Pariwisata Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Membedah Pemikiran Islam Bung Karno dan Urgensi Indonesia Keluar dari Board of Peace
• 12 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.