Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan dan Cuaca Ekstrem di 20 Daerah di Jawa Tengah Sabtu 7 Maret 2026

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

GELOMBANG tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai masih berlangsung di perairan di Jawa Tengah Sabtu (7/3), cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 20 daerah, sehingga dapat berdampak terjadinya bencana hidrometeorologi.

Cuaca pagi umumnya cerah berawan dan hujan ringan turun di Pantura timur Jawa Tengah, namun memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan meningkat ringan-sedang mengguyur secaramerata,, bahkan cuaca ekstrem berpotensi di 20 daerah di Jawa Tengah dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Disertai hujan badai, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot.

Baca juga : BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem 28 Februari di Banten, Jabar, hingga NTT

"Meskipun air laut pasang (rob) mereda, warga beraktivitas di perairan diminta tetap waspada terhadap gelombang tinggi tersebut," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Effendi.

Gelombang tinggi terjadi di perairan Jawa Tengah tersebut, ungkap Usman Effendi, berlangsung cukup merata di berbagai kawasan perairan seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, sedangkan di perairan selatan Jawa Tengah berlangsung mulai Cilacap hingga Purworejo.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan selainn hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata di Jawa Tengah Sabtu (7/3), cuaca ekstrem masih berpotensi di 20 daerah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian barat, selatan dan timur.

Baca juga : Waspadai Cuaca Ekstrem di 24 Daerah di Pantura dan Rob di Perairan Utara Jawa Tengah Sabtu 31 Januari 2026

"Tetap waspadai cuaca ekstrem tersebut, karena dapat berdampak bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung," ujar Agus Triyono Sabtu (7/3) pagi.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Agus Triyono, berlangsung di Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Grobogan, Blora, Rembang, Temanggung, Kajen, Magelang, Salatiga, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah lainnya di Jawa berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen. (H-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak-Anak dan Jalan yang Berubah: Catatan Seorang Ibu yang Terpaksa Bersaksi
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Hangatnya Ramadan, Adaro-AlamTri Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Yatim
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gelar Program Ramadan Berseri, Peruri Ajak Anak Asuh Belanja Baju Lebaran
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Hanya Bebas Visa ke 24 Negara, Ini Negara dengan Paspor Terlemah di Dunia
• 45 menit lalukumparan.com
thumb
THR ASN Sudah Cair Rp3,1 Triliun, Purbaya Targetkan Minggu Depan Selesai
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.