Warga di kawasan Jalan Sayati Hilir, Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan di selokan. Mayat ditemukan ketika salah satu warga sedang membersihkan selokan.
Kapolsek Margahayu, AKP Hasbi Ask Sidiqie, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 07.00 WIB pada Jumat (6/3) terkait penemuan tersebut.
“Pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2026 sekira pukul 07.00 WIB, Polsek Margahayu menerima laporan dari warga mengenai penemuan sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan di selokan Jalan Sayati Hilir RT 001 RW 007 Desa Margahayu Selatan,” ujar Hasbi dalam keterangannya dikutip pada Sabtu (7/3).
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Atang (65), seorang buruh harian lepas yang sedang membersihkan selokan di sekitar rumahnya. Saat itu ia melihat sebuah kain samping berwarna hitam yang tersangkut di aliran selokan.
“Ketika saksi melihat kain samping berwarna hitam yang tersangkut di selokan, saksi merasa penasaran lalu memanggil saudaranya, Afid, untuk membantu mengangkatnya ke permukaan,” kata Hasbi.
Namun setelah kain tersebut diangkat, keduanya terkejut karena ternyata di dalamnya terdapat sesosok bayi perempuan yang sudah dalam kondisi meninggal dunia.
“Setelah diangkat saksi merasa kaget karena kain tersebut ternyata membungkus sesosok mayat bayi tanpa identitas,” ujarnya.
Kedua saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar serta ketua RT setempat sebelum akhirnya melaporkan peristiwa itu ke Polsek Margahayu.
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Margahayu bersama Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Bandung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi melakukan sejumlah tindakan di lokasi, di antaranya mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, mengevakuasi korban, serta melakukan identifikasi awal terhadap bayi tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan di TKP, benar telah ditemukan sesosok mayat bayi perempuan tanpa identitas yang dibungkus kain samping warna hitam dan tersangkut di aliran sungai yang melintas di kawasan Sayati Hilir,” kata Hasbi.
Setelah proses identifikasi oleh Tim Inafis Polresta Bandung, jenazah bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUP Hasan Sadikin Bandung untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menduga bayi tersebut kemungkinan terbawa arus dari bagian hulu sungai sebelum akhirnya tersangkut di lokasi penemuan saat aliran air surut.
“Tidak menutup kemungkinan mayat bayi tersebut terbawa hanyut oleh aliran sungai dari hulu, lalu ketika air surut tersangkut di lokasi penemuan,” jelasnya.
Meski demikian, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal-usul bayi tersebut serta kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Polsek Margahayu akan terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa penemuan mayat bayi ini,” kata Hasbi.





