Bapanas Dorong Penguatan Distribusi Pangan dari Pasar Kronjo ke Kepulauan Seribu

tvrinews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Tangerang

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong penguatan distribusi bahan pangan ke wilayah pesisir dan kepulauan melalui optimalisasi pasokan dari Pasar Kronjo, Kabupaten Tangerang, menuju Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Bapanas Budi Waryanto saat meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Kronjo, Jumat, 6 Maret 2026. Ia menyebut pasar tersebut memiliki peran penting sebagai salah satu pusat distribusi pangan untuk wilayah pesisir.

“Pasar Kronjo memiliki peran strategis sebagai simpul distribusi pangan menuju kawasan pesisir dan kepulauan. Karena itu perlu diperkuat dari sisi pasokan, termasuk melalui kemitraan pedagang dengan BUMN pangan,”kata Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam pemantauan tersebut, harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil. Harga daging sapi tercatat sekitar Rp135.000 per kilogram untuk paha depan dan Rp140.000 per kilogram untuk paha belakang. Sementara itu, harga daging ayam ras berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Harga cabai rawit merah juga menunjukkan penurunan setelah sebelumnya sempat menyentuh Rp120.000 per kilogram, kini berada di sekitar Rp100.000 per kilogram.

Selain itu, Bapanas juga mendorong peningkatan pasokan minyak goreng rakyat Minyakita di Pasar Kronjo agar kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tangerang maupun Kepulauan Seribu dapat terpenuhi dengan harga terjangkau.

“Kami mendorong para pedagang untuk menjadi mitra Perum Bulog dalam menyalurkan Minyakita di Tangerang dan Kepulauan Seribu,”lanjutnya.

Menurutnya, kemitraan tersebut penting untuk memastikan distribusi Minyakita berjalan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sekaligus mempersingkat rantai pasok agar penyalurannya lebih efisien.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyatakan pemerintah daerah siap mendukung langkah tersebut dengan mempercepat proses penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pedagang.

“Pemerintah daerah akan mempercepat penerbitan NIB agar pedagang bisa memesan Minyakita secara langsung dan aman. Dengan begitu rantai distribusi dapat dipersingkat,”ungkap Soma.

Sebagai informasi, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Kronjo berasal dari Pasar Induk Tanah Tinggi. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk menjaga kelancaran distribusi ke pasar induk tersebut.

Melalui penguatan kemitraan dengan Bulog, percepatan penerbitan NIB, serta optimalisasi distribusi dari pusat logistik seperti Pasar Kronjo, pemerintah berharap ketersediaan Minyakita dan berbagai bahan pangan pokok di wilayah Kabupaten Tangerang maupun Kepulauan Seribu tetap terjaga serta harganya stabil bagi masyarakat.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pimpinan BGN: Program MBG Bukan Ladang Bisnis
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Sepekan, IHSG Turun 7,89% ke 7.585
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Marak Stiker QR Judol, Pramono Minta Satpol PP Sisir Jakarta
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
THR ASN Tak Dipotong Pajak Tapi Swasta Kena Pangkas, Purbaya Minta Pekerja Protes ke Bosnya
• 45 menit laluviva.co.id
thumb
Sirine Peringatan Dini Bantu Warga Kota Bekasi Bersiap Hadapi Banjir
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.