Gubernur Fakhiri Soroti Banyak Masyarakat Papua Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni  

okezone.com
12 jam lalu
Cover Berita

JAYAPURA - Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, menyoroti fakta bahwa masih banyak keluarga Papua yang menempati rumah tidak layak huni. Dikatakannya, dalam satu rumah bisa dihuni oleh kakek, nenek, dan cucu secara bersama-sama.

"Orang Papua di satu rumah itu bisa tinggal kakek, nenek, cucu di dalam, makanya harus kita bangun, kita harus menyesuaikan mereka hidup mandiri berkeluarga," ujarnya saat menghadiri Musrenbang RPJMD Provinsi Papua dikutip, Sabtu (7/3/2026).

Oleh karena itu, Fakhiri memaparkan sejumlah program daerah yang dirancang untuk memberikan dampak cepat dan langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Salah satunya Penyediaan Rumah Layak Huni.

Baca Juga :
Kaskogabwilhan III Tinjau 11 Bandara Perintis Papua, Pastikan Keamanan Pulih Pascagangguan KKB

“Program penyediaan rumah layak huni ini direncanakan akan diwujudkan selama lima tahun ke depan, mencakup kawasan permukiman di perkotaan maupun wilayah pesisir di Provinsi Papua,” ujar mantan Kapolda Papua tersebut.

Selanjutnya kata dia adalah Kartu Ibu Keluarga Siap Ibu Hamil (Kartu Kasih). Kartu Kasih dirancang tidak hanya sebagai kartu identitas, melainkan "paspor" untuk menjamin maksimalitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil. Program ini mencakup prioritas penanganan medis dan pemberian asupan gizi secara teratur.

"Dengan penanganan medis yang tepat waktu serta pemberian gizi secara teratur, saya pastikan setiap anak Papua yang akan lahir terhindar dari risiko stunting dan sekaligus akan menekan angka kematian ibu dan anak," ujarnya.

Baca Juga :
TNI Pastikan 11 Bandara Papua Aman dan Segera Beroperasi

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menhut perkuat ketahanan pangan Lombok Timur lewat perhutanan sosial
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Koleksi Raya 2026 Oemah Etnik, Hadirkan Makna Mendalam lewat Busana Elegan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
DPR dukung pertumbuhan industri perfilman nasional
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
206 Lapangan Padel Jakarta Disanksi, Belum Izin hingga Tak Sesuai Aturan
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Dishub Jabar Petakan Titik Rawan Macet dan Bencana di Jalur Mudik Lebaran 2026
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.