Kapal Terbalik di Perairan Batam, 3 Orang Tewas dan 1 Masih Hilang

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita

BATAM, iNews.id – Kecelakaan laut terjadi di perairan kawasan galangan kapal PT ASL Shipyard Indonesia, Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (6/3/2026). Sebuah kapal terbalik yang menyebabkan tiga orang tewas, satu selamat dan seorang korban masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.57 WIB dari seorang warga bernama Oji.

“Informasi yang kami terima menyebutkan telah terjadi kapal terbalik di perairan PT ASL Batam pada koordinat 1°4'44.28" U dan 103°53'49.39" T,” ujar Fazzli dikutip dari iNews Batam, Sabtu (7/3/2026).

Peristiwa itu diketahui terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di perairan kawasan galangan kapal di Tanjung Uncang. Saat kejadian, kapal tersebut membawa lima orang awak.

Dari jumlah tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam. Satu orang lainnya berhasil selamat, sementara satu korban masih dalam pencarian tim SAR.

Korban meninggal dunia yakni Abdul Rahman yang merupakan kapten kapal, Guntur Pardede selaku chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Sementara itu, satu anak buah kapal bernama M Habib Ansyari dilaporkan selamat dari insiden tersebut. Adapun satu korban yang masih hilang adalah Yusuf Tankin yang menjabat second engineer.

Fazzli menjelaskan, setelah menerima laporan, tim rescue dari Pos SAR Batam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 20,7 kilometer.

“Tim rescue berjumlah lima orang bergerak menuju lokasi menggunakan rescue car dan tiba sekitar pukul 19.05 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dan melakukan pencarian korban yang masih hilang,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, VTS Batam, Ditpolairud Polda Kepulauan Riau, Polsek Batu Aji, Polresta Barelang, tim medis RS Mutiara Aini, serta pihak PT ASL Batam.

Kapolsek Batu Aji AKP Bayu Rizki Subagyo membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan insiden terjadi di area jetty kawasan PT ASL Tanjung Uncang.

“Iya benar, kejadian di jetty ASL. Untuk kronologi lengkap masih kami selidiki. Korban sampai saat ini ada tiga orang meninggal dunia,” ujarnya.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbaikan Jalan Nasional Dikebut, BPJN Lampung Tutup 5.721 Lubang Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Purbaya Tambah Guyuran Uang ke Bank Rp100 T, Begini Ketentuannya
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mardiono: Kepedulian Terhadap Anak-anak yang Membutuhkan Upaya Membangun Generasi Kuat
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Klasemen Liga Prancis Usai AS Monaco Libas PSG di Parc des Princes
• 13 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pembangunan Halte BRT di Bandung Mulai Dikerjakan
• 1 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.