Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 7 perusahaan tengah mengantre untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 6 Maret 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan daftar tersebut terdiri dari satu perusahaan dengan aset skala menengah, dan enam perusahaan aset skala besar di atas Rp 250 miliar.
"Sampai dengan 6 March 2026 telah tercatat 0 Perusahaan yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia dengan dana dihimpun Rp 0.00 Triliun," ungkap Nyoman dalam keterangannya, Sabtu (7/3).
Berdasarkan sektor usaha, pipeline IPO tersebut didominasi oleh sektor keuangan dengan tiga perusahaan. Selain itu, masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor konsumer non siklikal, energi, kesehatan, dan transportasi logistik.





