Presiden Iran Teleponan dengan Putin Bahas Serangan AS-Israel

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali komitmen Iran untuk mempertahankan kedaulatannya sambil mengupayakan perdamaian abadi, di tengah serangan Amerika Serikat-Israel terhadap negara tersebut.

Hal itu disampaikannya dalam percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam percakapan itu, Pezeshkian mengutuk tindakan agresif Amerika Serikat dan Israel.

Diketahui bahwa AS dan Israel memulai serangan militer terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Seyyed Ali Khamenei. Iran kemudian membalas agresi tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan drone terhadap wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer AS di negara-negara regional.

Baca juga: Tegang, Iran Tunggu Pasukan AS di Selat Hormuz

Pezeshkian mengecam "pembunuhan yang melanggar hukum" terhadap Ayatollah Khamenei, menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional. Dia juga mengecam "kekuatan buta dan sembono" karena mencoba memaksakan kehendak mereka pada bangsa-bangsa.

"Para penindas, menggunakan kekuatan buta dan sembrono, mencoba memaksakan kehendak mereka pada bangsa-bangsa, tetapi dukungan besar dan heroik rakyat Iran terhadap sistem dan negara mereka menunjukkan bahwa serangan-serangan ini hanya memperkuat tekad bangsa untuk membela tanah airnya," tegas Presiden Iran itu, dilansir media Iran, Press TV, Sabtu (7/3/2026).

Ia pun menyampaikan kepada Putin bahwa pernyataan Israel yang menyangkal niat untuk menyerang Iran adalah salah. Pezeshkian menekankan bahwa "hari ini jelas bagi semua orang bahwa tipu daya dan kebencian adalah sifat mereka, dan di tengah pembicaraan negosiasi, mereka telah menyerang kami lagi."

Presiden Iran itu juga mendesak Putin untuk menggunakan pengaruh internasional Rusia untuk mendukung hak-hak sah Iran terhadap agresi ini.




(ita/ita)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BFI Finance (BFIN) Catat Pembiayaan Baru Rp21,9 Triliun pada 2025, Naik 9,3%
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Laufey Gelar Konser di Jakarta pada 23 Mei 2026
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Berangkat dari Hobi, Djamal Kini Bina 81 Anak Yatim dan Dhuafa Sejak 1989
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Anies Baswedan: Keluar dari Board of Peace Bukan Tindakan Antiperdamaian
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Sumbar Tetapkan Pembatasan Operasional Angkutan Barang Mulai 13 Maret 2026
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.