Suasana di wilayah Israel Selatan dan Yerusalem berubah mencekam setelah gelombang proyektil dilaporkan meluncur dari arah Iran. Serangan balasan ini memicu aktivasi sistem pertahanan udara Israel untuk menangkal ancaman tersebut.
Terdengar sirene tanda bahaya terdengar meraung keras pada pukul 05.25 waktu setempat. Rekaman video menunjukkan sistem pertahanan udara Israel bekerja aktif mencegat rudal-rudal yang datang, hingga meninggalkan asap tebal di langit setelah terjadi benturan di udara.
Baca juga: Reposisi Hegemoni: Keseimbangan Baru atau Kekacauan Global?
Pihak Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah mengonfirmasi bahwa aksi militer ini merupakan bagian dari gelombang ke-22 dari operasi yang mereka namakan "True Promise 4". Operasi ini disebut sebagai bentuk serangan balasan yang dilancarkan oleh pihak Teheran.
Meskipun serangan tersebut menimbulkan kepanikan luas, hingga saat ini belum ada laporan langsung mengenai dampak kerusakan maupun laporan mengenai korban jiwa akibat serangan proyektil tersebut.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2871702/original/076751200_1564804378-Bonek_Boikot_1.jpg)