JAKARTA, KOMPAS.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta di Kantor DPD Partai Golkar Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).
Dalam kesempatan itu, Pramono mengaku merasa nyaman saat berada di kantor Golkar, bahkan seperti berada di rumah sendiri.
“Saya hari ini mendapatkan kehormatan diundang buka bersama Partai Golkar di DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Terus terang saya datang ke Partai Golkar dua kali, sudah merasa seperti di rumah sendiri,” ucap Pramono, Sabtu.
Baca juga: Pramono Minta Warga yang Mudik Lapor RT-RW: Jangan Sampai Kecurian lalu Pemerintah Disalahkan
Ia menambahkan, saat mendapat undangan dari Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Basri Baco, dirinya langsung menyatakan akan hadir tanpa berpikir panjang.
“Begitu Pak Basri Baco menyampaikan kepada saya untuk hadir, tanpa berpikir panjang lebar sedikit pun saya bilang, "Ya, saya pasti hadir," kata Pramono.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang tetap berjalan, terutama di sektor pendidikan.
Elite partai PDI-Perjuangan itu memastikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak mengalami pengurangan.
Menurut dia, pendidikan merupakan kunci utama untuk memutus rantai ketidakberuntungan dalam keluarga.
Baca juga: Pramono: Jakarta Terbuka bagi Pendatang Usai Lebaran, Tak Ada Operasi Yustisi
Menurut Pramono, Pemprov DKI juga memperluas cakupan KJMU yang kini tidak hanya untuk jenjang S1 tetapi juga hingga S2 dan S3.
Pemprov DKI juga telah menebus sekitar 6.050 ijazah warga yang tertahan karena masalah biaya serta tengah menyiapkan program beasiswa mirip LPDP bagi warga Jakarta.
“Kalau ingin mengubah ketidakberuntungan tadi atau nasib tadi, pendidikan adalah kata kunci yang utama,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menegaskan, Golkar DKI mendukung program-program Pemprov Jakarta yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan ekonomi.
Meski demikian, Golkar tetap akan memberikan masukan dan kritik terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah jika masih ditemukan kekurangan.
Baca juga: Pramono Larang Mobil Dinas Dipakai Mudik, Melanggar Bakal Disanksi Berat
Salah satu catatan yang disampaikan adalah agar proses penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
“Jangan sampai pada saat penyisiran penerima bantuan, yang membutuhkan justru tidak dapat, sementara yang kondisinya sudah mampu malah menerima,” kata Zaki.
Ia menambahkan, Golkar melalui fraksi di DPRD DKI Jakarta akan terus melakukan pengawasan terhadap program pemerintah daerah, termasuk penataan kawasan padat dan kumuh yang saat ini masih berjalan secara bertahap.
Dalam acara buka puasa bersama tersebut, Golkar juga membagikan sekitar 5.000 paket sembako kepada masyarakat.
Paket tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




