PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan konflik Timur Tengah hanya akan berakhir jika Iran menyerah tanpa syarat. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi perang yang memicu lonjakan harga minyak dunia.
Trump melalui platform Truth Social menegaskan pemerintahannya tidak akan membuka perundingan baru dengan Teheran.
“Tidak akan ada kesepakatan dengan Iran selain penyerahan tanpa syarat,” ucap Trump.
Baca juga : Trump Tegaskan bakal terus Serang Iran dengan Kekuatan Penuh
Sikap keras Washington muncul ketika serangan militer terus meningkat di kawasan. Israel memperluas serangan udara di Libanon sekaligus mengumumkan operasi besar terhadap Teheran.
Komando Pusat Militer Amerika Serikat (Centcom) menyatakan lebih dari 3.000 target di Iran telah diserang selama pekan pertama operasi militer gabungan AS-Israel. Sasaran meliputi pusat komando, sistem pertahanan udara, lokasi peluncuran rudal, hingga armada laut Iran.
Konflik tersebut tidak hanya berdampak pada negara yang terlibat langsung tetapi juga mengguncang stabilitas kawasan Teluk serta mempengaruhi sektor energi dan transportasi global. Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terganggu sehingga memicu lonjakan harga minyak.
Baca juga : Trump Sebut Operasi Militer AS terhadap Iran Bisa Berlangsung hingga 4 Pekan
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan agar semua pihak segera menempuh jalur diplomasi. Ia memperingatkan konflik tersebut berpotensi berkembang di luar kendali.
“Kita membutuhkan negosiasi diplomatik yang serius. Situasi ini bisa berkembang di luar kendali siapa pun,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin juga mendesak diberlakukannya gencatan senjata segera saat berbicara melalui telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Di tengah konflik yang terus meluas, Gedung Putih menegaskan tujuan operasi militer adalah memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman bagi AS. Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyatakan ketika tujuan operasi tercapai, Iran pada dasarnya akan berada dalam posisi menyerah tanpa syarat.
Trump bahkan mengatakan Amerika Serikat bersedia membantu memulihkan ekonomi Iran jika negara tersebut dipimpin oleh tokoh yang dapat diterima Washington setelah kematian pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei. (AFP/H-3)





