Kepolisian Daerah (Polda) Riau membuat sebuah inovasi dalam meningkatkan produksi jagung pipil berkualitas unggul. Salah satunya dengan menciptakan pupuk organik cair yang diracik secara khusus di Tabung Harmoni Hijau milik Polda Riau.
Melalui sebuah riset di laboratorium Tabung Harmoni Hijau, bintara kompetensi khusus (Bakomsus Polri) jurusan pertanian membuat sebuah terobosan inovatif dengan menciptakan racikan pupuk organik cair.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam laporannya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan terobosan inovatif ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi musim kemarau panjang di 2026.
"Riset Bakomsus di Laboratorium Tabung Harmoni Hijau milik Polda Riau telah menghasilkan benih jagung varietas lokal prima dan pupuk organik cair yang adaptif dengan kondisi tanah di Provinsi Riau, sehingga dapat meningkatkan produksi jagung," jelas Irjen Herry Heryawan saat menghadiri penanaman jagung serentak di Kabupaten Pelalawan, Sabtu (7/3/2026).
Irjen Herry Heryawan menilai peningkatan produksi jagung lokal saat ini sangat diperlukan, mengingat penambahan jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menyebabkan lonjakan kebutuhan telur ayam. Jagung pipil diperlukan sebagai pakan ayam.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), Herry Heryawan menyebutkan produksi telur ayam di Provinsi Riau pada tahun 2025 mencapai 3.337,73 ton.
"Dan angka itu masih jauh untuk memenuhi permintaan telur sehingga mesti didatangkan Sumbar dan Sumut," katanya.
Oleh sebab itu, hal ini menjadi salah satu langkah strategis Polda Riau untuk menambah produksi jagung lokal sebagai bahan baku pakan peternak ayam mandiri.
"Karena kebutuhan per tahun di Provinsi Riau adalah 50.000 ton per tahun atau masih sekitar 8 persen," pungkasnya.
Sebagai informasi, Tabung Harmoni Hijau merupakan pilot project Polda Riau dalam pembibitan pohon dan tanaman dalam mendukung program Green Policing. Seiring berjalannya waktu, Polda Riau mengembangkan Tabung Harmoni Hijau menjadi sebuah pusat kemandirian pangan, yang di dalamnya terdapat peternakan kambing, ayam petelur, kolam ikan, hingga sayur-mayur dan tanaman jagung.
Tabung Harmoni Hijau ini juga teintegrasi ke SPPG-SPPG yang ada di bawah pengelolaan Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Riau, yang berfungsi sebagai penyuplai bahan baku makanan.
(mea/mea)





