Tangerang, VIVA – Persita Tangerang tampil menggila saat menjamu Madura United dalam lanjutan BRI Super League. Bermain di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu, Pendekar Cisadane sukses menggasak tim tamu dengan skor telak 4-1.
Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Persita. Tiga poin tambahan membawa tim asal Tangerang tersebut naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 41 poin. Sebaliknya, Madura United justru semakin tenggelam setelah menelan kekalahan ketiga secara beruntun dan kini tertahan di peringkat ke-14 dengan 20 poin.
Persita langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal pertandingan. Laga bahkan baru berjalan tiga menit ketika tuan rumah membuka keunggulan. Berawal dari situasi sepak pojok, sundulan Tamirlan Kozubaev sempat ditepis kiper Miswar Saputra. Namun bola muntah jatuh di kaki Ahmad Nur Hadianto yang dengan sigap menyambarnya untuk membawa Persita unggul 1-0.
Keunggulan cepat itu membuat permainan Persita semakin percaya diri. Hanya berselang enam menit, gawang Madura United kembali bergetar. Kelengahan lini belakang tim tamu dimanfaatkan Pablo Ganet yang berhasil merebut bola sebelum melepaskan sepakan yang berujung gol kedua bagi Persita.
Tuan rumah belum berhenti menekan. Peluang demi peluang terus diciptakan, termasuk melalui Ahmad Nur Hadianto yang nyaris menambah gol lewat sepakan keras meski masih melenceng dari sasaran.
Petaka kembali datang bagi Madura United pada menit ke-16. Sepakan Pablo Ganet sempat diblok Miswar Saputra, tetapi bola liar langsung disambar Rayco Rodriguez dengan tendangan keras kaki kanan yang mengubah skor menjadi 3-0 untuk Persita.
Dominasi Pendekar Cisadane berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Pada menit ke-31, Rayco kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kesalahan Emerson de Souza dimanfaatkan Ganet yang mencuri bola sebelum mengirimkan umpan kepada Rayco. Penyerang Persita itu kemudian menuntaskan peluang dengan tembakan terukur ke sudut kiri bawah gawang.
Skor 4-0 membuat situasi semakin sulit bagi Madura United. Pelatih Carlos Parreira pun melakukan perubahan pada menit ke-38 dengan menarik Emerson de Souza dan memasukkan Riquelme Sousa. Pergantian itu hampir langsung berbuah hasil, tetapi peluang Riquelme masih gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.





