Persebaya Tutup Tribun Utara GBT, PSSI: Langkah Tegas Lawan Ujaran Kebencian

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga memberikan apresiasi terhadap langkah Persebaya Surabaya yang menutup Tribun Utara Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya hingga akhir musim.

Menurut Arya, keputusan tersebut menjadi sinyal positif dalam upaya memberantas ujaran kebencian serta penyalaan petasan yang kerap terjadi di stadion sepak bola Indonesia.

Ia menilai langkah tegas yang diambil manajemen Persebaya patut menjadi contoh bagi klub-klub lain yang berkompetisi di BRI Super League 2025/2026.

"Saya rasa klub seperti Persebaya, bagi kita bahwa respons positif mereka itu sangat bagus. Jadi, kami respect betul dengan Persebaya yang membuat langkah seperti itu," ujar Arya.

Bonek Mania suporter militan Persebaya padati Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sumber :
  • Persebaya

Ia berharap keputusan tersebut dapat memicu gerakan serupa di berbagai daerah untuk menolak rasisme dan tindakan yang merusak sportivitas di sepak bola.

"Sehingga, gerakan ini jadi gerakan di tempat yang lain juga untuk menolak rasisme. Jadi, Persebaya sudah membuat gerakan, saya harap semua melakukan hal yang sama dan juga suporter pun juga melakukan hal yang sama," lanjutnya.

Penutupan Tribun Utara GBT merupakan inisiatif internal manajemen Persebaya, bukan sanksi yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin PSSI.

Kebijakan itu diumumkan secara resmi melalui akun Instagram klub pada Kamis (5/3/2026).

"Persebaya menutup Tribun Utara GBT sampai akhir musim 2025/2026," tulis pernyataan klub.

Keputusan tersebut diambil setelah manajemen Bajul Ijo menggelar rapat koordinasi bersama pihak kepolisian serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Skuad Persebaya Surabaya menghadap suporter militannya Bonek Mania
Sumber :
  • Persebaya

Langkah ini dipicu oleh insiden yang terjadi saat laga kandang melawan Persib Bandung pada 2 Maret 2026.

Dalam pertandingan tersebut terjadi provokasi verbal bernada ujaran kebencian serta penyalaan petasan secara masif di Tribun Utara.

"Keputusan tersebut diambil setelah berdiskusi dengan jajaran kepolisian dan stakeholder. Dasarnya adalah marak dan masifnya ujaran kebencian dan penyalaan petasan di Tribun Utara pada Senin lalu, 2 Maret 2026," tulis Persebaya.

Manajemen klub juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil demi menjaga keamanan dan kenyamanan suporter di dalam stadion.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejagung Buru Buron Riza Chalid, Pakar: Negara Tak Boleh Kalah
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Stok Pangan Bekasi Dipastikan Aman Jelang Lebaran
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BGN Ingatkan Pengelolaan Residu MBG, Jangan Sampai Timbulkan Isu Lingkungan  
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Mengenang Cerita Vidi Aldiano, Berjuang Atas Kanker Ginjalnya Selama 6 Tahun
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Kecelakaan Tragis di Koja: Nenek Penumpang Ojek Tewas Terlindas Trailer Usai Pulang Berobat
• 22 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.