JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan pihaknya akan menggandeng jajaran TNI dan Polri untuk memastikan keamanan malam takbir di ibu kota. Pramono pun mengaku optimistis dengan pengamanan malam takbir hingga Idulfitri.
"Pengamanannya tentunya kami akan berkoordinasi dengan kepolisian dan juga dengan TNI untuk mengamankan Jakarta," kata Pramono Anung usai membuka acara Festival Bedug di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).
Pramono menyatakan pengamanan saat malam takbir bukan hal baru karena dilakukan secara rutin setiap tahun. Dari pengalaman sebelumnya, Pramono menyebut pemerintah daerah dan aparat keamanan telah memiliki pola pengamanan yang matang untuk mengantisipasi kerawanan.
Baca Juga: Pramono Larang ASN DKI Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik: Yang Melanggar Akan Disanksi Berat
"Saya yakin karena ini sudah menjadi hal yang terus-menerus, saya meyakini bahwa tidak akan ada apa-apa," kata Pramono Anung dikutip Antara.
Lebih lanjut, Pramono meyinggung mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran di Jakarta. Menurutnya, mudik menjadi tradisi penting bagi masyarakat, terutama bagi warga yang kembali ke Jakarta setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Pramono menyebut Pemprov DKI menyambut baik pergerakan masyarakat tersebut dan berharap perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan nyaman.
Politikus PDI Perjuangan itu mengaku berharap, dengan koordinasi lintas instansi, malam takbir hingga perayaan Idulfitri di Jakarta dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
"Kami meminta kepada para pemudik sebelum pulang mereka melapor pada RT, RW setempat. Jangan sampai rumah ditinggalkan, tidak ada yang dilaporkan," kata Pramono Anung.
Baca Juga: Berantas Judol, Pramono Minta Satpol PP Sisir QR Code Mencurigakan di Jakarta
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- pramono anung
- pemprov dki
- malam takbir jakarta
- takbiran di jakarta
- pengamanan takbiran





