Jakarta, VIVA – Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia setelah penyanyi populer Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Pelantun lagu “Status Palsu” tersebut menghembuskan napas terakhir setelah kurang lebih enam tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Selama hidupnya, Vidi dikenal sebagai sosok multitalenta. Ia tidak hanya sukses sebagai penyanyi, tetapi juga aktif sebagai penulis lagu, pembawa acara, pengusaha, hingga podcaster. Kepribadiannya yang ceria dan penuh semangat membuatnya dicintai banyak orang, baik oleh penggemar maupun rekan sesama artis. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Vidi memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano. Penyanyi yang dikenal luas dengan nama panggung Vidi Aldiano ini lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Sang penyanyi merupakan suami dari aktris Sheila Dara Aisha. Mereka menikah sejak 15 Januari 2022 lalu.
Ia menempuh pendidikan di sekolah Al-Azhar sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Pelita Harapan. Awalnya ia mengambil jurusan Teknik Elektro, namun kemudian memutuskan pindah ke jurusan Manajemen. Perubahan tersebut ternyata menjadi keputusan yang tepat. Vidi berhasil menyelesaikan studi dengan prestasi yang baik dan memperoleh IPK 3,62.
Tidak berhenti di situ, ia juga melanjutkan pendidikan S2 di University of Manchester, Inggris. Di kampus tersebut, Vidi mengambil program Innovation Management and Entrepreneurship dan berhasil lulus dengan predikat cum laude pada 2015.
Perjalanan Karier di Dunia MusikKarier Vidi di industri musik dimulai pada tahun 2008 melalui album debut berjudul Pelangi di Malam Hari. Album ini langsung mencuri perhatian publik berkat beberapa lagu populer seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”.
Sejak saat itu, nama Vidi Aldiano semakin dikenal sebagai salah satu penyanyi pop muda berbakat di Indonesia. Ia terus merilis berbagai karya musik yang mendapat sambutan positif dari penikmat musik Tanah Air.
Salah satu pencapaian penting dalam kariernya adalah album Persona yang dirilis pada 2016. Album tersebut berisi 10 lagu, termasuk beberapa aransemen ulang dan satu versi akapela. Kesuksesan album ini membuatnya meraih predikat Triple Platinum setelah penjualannya menembus lebih dari 250.000 keping pada Januari 2017.




