Wakil Ketua MPR: Hari Perempuan momen penyadaran pentingnya kesetaraan

antaranews.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan peringatan Hari Perempuan Internasional (Internasional Womens Day/IWD) merupakan momentum penyadaran setiap anak bangsa tentang pentingnya kesetaraan dan keadilan bagi perempuan.

"Kepedulian terhadap keadilan dan kesetaraan perempuan tidak bisa sepenuhnya terwujud bila tidak didukung semua pihak dan kebijakan yang berdampak secara struktural di masyarakat," kata Lestari di Jakarta, Minggu.

Tema peringatan IWD 2026 adalah "Give To Gain", kata dia, yang artinya memberi untuk mendapatkan, yang menekankan pada kekuatan kolaborasi, kemurahan hati, dan investasi sosial untuk menciptakan kesetaraan gender.

Baca juga: Pimpinan MPR: Perempuan berdaya kuatkan negeri

Menurut dia, peringatan IWD pada bulan Ramadhan ini merupakan momentum yang tepat, karena semangat IWD tahun ini dan Ramadhan sejalan dengan mengedepankan nilai-nilai empati, keadilan, dan kepedulian sosial.

Nilai-nilai itu, kata dia, menjadi pengingat penting bahwa perjuangan mewujudkan kesetaraan gender tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Selain itu dia mengatakan bahwa peringatan tersebut tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga refleksi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi perempuan di berbagai sektor kehidupan, mulai dari ekonomi, politik, hingga perlindungan dari kekerasan.

Baca juga: Lestari: Pelibatan perempuan dalam pelestarian budaya semakin mendesak

Dia menyampaikan laporan Global Gender Gap Report 2025 yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF) mencatat skor kesenjangan gender Indonesia sebesar 0,692 dan menempatkan Indonesia pada peringkat ke-97 dari 148 negara.

Kemudian data Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) 2024, menurut dia, juga menunjukkan bahwa 1 dari 4 perempuan berusia 15–64 tahun di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual sepanjang hidupnya.

Artinya, dia menilai bahwa hal itu menunjukkan kesetaraan gender dan perlindungan terhadap perempuan masih menjadi isu krusial dan pekerjaan rumah bagi pemerintah dan masyarakat.

Dia berharap momentum IWD tahun ini dapat memperkuat kesadaran kolektif anak bangsa untuk mempercepat terwujudnya keadilan dan kesempatan yang setara bagi perempuan Indonesia.

Baca juga: Pimpinan MPR: Keadilan bagi perempuan harus didukung anak bangsa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengamat Militer: Perintah Siaga 1 untuk Jaga Kedaulatan Negara
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Kasus Jasad Perempuan Mengering di Depok: Anak 2 Kali Menginap, Tak Curiga
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Ajak Ojol dan Buruh Jaga Persatuan Nasional
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dari Luka ke Panggung Musik, Raisa Andriana Siapkan Konser Emosional 2026
• 5 jam lalueranasional.com
thumb
Asmaul Husna: Kekhawatiran Masa Depan Sandwich Generation
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.