Festival Nyepi di Bundaran HI Dinilai Perkuat Toleransi Antarumat Beragama di Jakarta

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Penyelenggaraan Festival Nyepi di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, dinilai menjadi upaya memperkuat toleransi antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat Jakarta.

Festival tersebut merupakan hasil kerja sama antara Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat harmoni dan toleransi antar-umat beragama di tengah keberagaman masyarakat Jakarta", ungkapnya.

Parade Budaya dan Ogoh-Ogoh

Dalam kegiatan tersebut ditampilkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk parade budaya serta pawai ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Rano Karno hadir dalam acara tersebut bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Ia menjelaskan tradisi ogoh-ogoh yang diarak dari kawasan Monumen Nasional menuju Bundaran HI tidak hanya memiliki makna spiritual tetapi juga nilai budaya yang kuat.

"Dalam pawai budaya ini kurang lebih 2.000 peserta terlibat dengan menampilkan sekitar 13 hingga 15 ogoh-ogoh yang diarak dalam rangkaian parade budaya. Ogoh-ogoh merupakan bagian dari tradisi menjelang Nyepi yang melambangkan sifat-sifat negatif dalam diri manusia yang perlu disucikan", ujarnya.

Dorong Harmoni di Tengah Keberagaman

Rano Karno berharap festival tersebut dapat menjadi hiburan bagi masyarakat Jakarta yang menyaksikannya.

Selain itu kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk saling menghormati keberagaman budaya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang merayakan Hari Raya Nyepi.

"Kami mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di Jakarta maupun di seluruh Indonesia. Semoga perayaan ini membawa kedamaian, menjadi momentum refleksi diri, serta mampu memperkuat persatuan di Jakarta", katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Angkot, Becak dan Delman di Jabar Setop Beroperasi selama Arus Mudik, Dapat Kompensasi Rp200 Ribu per Hari
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Study UK Hadir di MRT Jakarta, Kenalkan Peluang Studi di Inggris
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Diskusi Jurnalistik TV di Banten: Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa melalui Program Unggulan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
BGN: Dapur MBG Jika Tidak Segera Urus SLHS, Operasionalnya Akan Dihentikan
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Ramadan di SRMA 1 Aceh Besar: Sahur Bersama hingga Kultum Bergantian
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.