Penulis: Fityan
TVRINews – Jakarta
Produksi Nasional Surplus 16 Juta Ton
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan pangan nasional, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, total stok beras nasional telah menyentuh angka 27,99 juta ton, jumlah yang diklaim mampu memenuhi kebutuhan pangan hingga 324 hari ke depan.
(Foto: Ilustrasi TVRINews.com)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir terkait pasokan makanan pokok.
"Stok beras cukup untuk 324 hari ke depan, masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis Badan Komunikasi Pemerintah. Sabtu 8 Maret 2026.
Surplus Produksi di Atas Konsumsi
Ketahanan pangan yang solid ini didorong oleh angka produksi yang impresif sepanjang periode Januari hingga Mei 2026. Dalam lima bulan pertama tahun ini, total produksi beras nasional tercatat mencapai 16,92 juta ton.
Secara rinci, performa produksi beras nasional menunjukkan tren positif dibandingkan dengan tingkat konsumsi masyarakat:
• Rata-rata Produksi Bulanan: Mencapai sekitar 2,59 juta ton per bulan.
• Status Konsumsi: Produksi bulanan secara konsisten berada di atas angka konsumsi nasional.
• Komposisi Stok Maret 2026:
o Bulog: 3,76 juta ton.
o Stok Masyarakat: 12,50 juta ton.
o Padi Siap Panen: 11,73 juta ton.
Komoditas Ternak dan Pupuk Stabil
Selain beras, laporan tersebut juga menunjukkan stabilitas pada sektor pangan lainnya. Pemerintah mencatat bahwa komoditas ayam dan telur saat ini berada dalam kondisi surplus, yang berdampak langsung pada kestabilan harga di tingkat konsumen.
Kondisi hulu pertanian juga mendapatkan perhatian dengan ketersediaan sarana produksi yang memadai. Berikut adalah beberapa fakta pendukung stabilitas pangan non-beras:
• Ayam dan Telur: Berada dalam kondisi surplus produksi.
• Pupuk: Stok pupuk dipastikan tersedia untuk mendukung masa tanam.
• Harga Pupuk: Mengalami penurunan signifikan sekitar 20%.
Langkah-langkah penguatan produksi pangan nasional terus dilakukan Pemerintah secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa kendala distribusi maupun kelangkaan barang di pasar.
Editor: Redaksi TVRINews





