Penulis: Erasmus Nagi Noi
TVRINews, NTT
Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kelancaran penyaluran elpiji di Kota Kupang dan sekitarnya. Penyaluran elpiji dipastikan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Monitoring ketat pun dilaksanakan agar dapat mengambil langkah mitigasi dan antisipasi jika terjadi kendala dalam proses distribusi.
Sebelumnya, masyarakat Kota Kupang mengeluhkan terkendalanya suplai gas elpiji untuk kebutuhan sehari-hari.
Menanggapi keluhan ini, Area Manager Communication, Relations, & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa keterlambatan suplai terjadi akibat kendala logistik di pelabuhan.
"Sejak akhir Februari lalu, penyaluran terkendala dikarenakan kedatangan kapal dan antrean sandar dan muat kontainer di Pelabuhan Surabaya sebagai supply point," kata Ahad, Minggu, 8 Maret 2026.
Lebih lanjut, Ahad menyampaikan, proses percepatan telah dilaksanakan. pada Sabtu, 7 Maret, dua kontainer dari Surabaya telah tiba di Kota Kupang. Kontainer yang telah tiba membawa muatan 1.381 tabung elpiji, yakni 868 tabung elpiji 12 kg, 60 tabung elpiji 50 kg, dan 453 tabung elpiji 5,5 kg.
elpiji akan langsung didistribusikan segera setelah kargo dibongkar dan dikirim ke outlet Kota Kupang dan sekitarnya.
"Suplai selanjutnya, masyarakat Kota Kupang juga akan menerima tambahan 1.125 tabung elpiji yang akan dibagi dalam dua kontainer yang diestimasikan akan tiba di Kupang pada Senin (9 Maret)," ucap Ahad.
Saat ini terdapat lebih kurang 20 outlet elpiji non subsidi yang melayani masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya. Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas dan kuantitas elpiji sesuai ketentuan dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.
Editor: Redaksi TVRINews




