HARIAN FAJAR, MAKASSAR – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama BSI Maslahat kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an di bulan Ramadan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional santunan 5.000 anak yatim dan dhuafa yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah operasional BSI di Indonesia.
Untuk di Makassar, kegiatan ini berlangsung di BSI UMKM Center Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Acara di Makassar dihadiri oleh Direktur Compliance & Human Capital BSI Agus Adhy Sanjaya, Dewan Pengawas Syariah BSI Dr. H. Oni Sahroni, Lc., MA, serta Regional CEO RO X Makassar Sukma Dwie Priardi.
Turut hadir pula anak-anak dari Panti Asyartul Muharramah dan Panti Abadi yang menjadi penerima manfaat kegiatan santunan tersebut.
Direktur Compliance & HC BSI Arief Adhi Sanjaya menyampaikan bahwa BSI ingin terus hadir bukan hanya sebagai perusahaan bisnis finansial, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial dan spiritual bagi masyarakat.
“BSI ingin membuktikan bahwa kami tidak hanya menjadi perusahaan bisnis finansial, tetapi juga hadir sebagai bagian dari amal sosial dan spiritual. Kami tidak ingin menjadi pendusta agama yang tidak peduli terhadap anak yatim, yang merupakan titipan Allah,” ujarnya sembari mengutip QS. Al-Ma’un.
Suasana penuh kehangatan pun terlihat ketika para anak yatim berlomba mengangkat tangan saat Direktur BSI menanyakan siapa yang hafal Surah Al-Ma’un, menciptakan momen kebersamaan yang mengharukan di tengah rangkaian acara.
Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah Ramadan oleh Ustadz Ipda Nur Hilal, SH., MH., yang mengajak seluruh hadirin untuk meneladani nilai kepedulian sosial sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan salat tarawih berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Ichwan selaku Manager BSI Maslahat Makassar.
Secara nasional, puncak kegiatan santunan tahun ini dilaksanakan di Aceh Tamiang, yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama BSI, Komisaris Utama, serta jajaran direksi BSI dan BSI Maslahat.
Selain santunan, BSI dan BSI Maslahat juga menyalurkan 5.000 mushaf Al-Qur’an bagi para penyintas bencana di wilayah Sumatra.
Aceh Tamiang dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena wilayah tersebut termasuk daerah yang terdampak banjir besar beberapa waktu lalu, yang menyebabkan ribuan warga terdampak, merusak rumah, fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.
Program santunan anak yatim ini merupakan bagian dari program BSI Berbagi yang telah rutin diselenggarakan sejak BSI berdiri pada 2021.
Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-5 BSI.
Sebagai wujud kehadiran BSI sebagai Sahabat Sosial, BSI Maslahat berperan dalam menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di berbagai wilayah operasional BSI, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar hingga Banjarmasin.
Jumlah penerima manfaat pada tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak.
Selain santunan anak yatim, program ini juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke berbagai pesantren di Indonesia.
Sebelumnya, BSI bersama BSI Maslahat juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra.
Total bantuan yang telah disalurkan mencapai 210 ton bantuan logistik dengan nilai sekitar Rp24,8 miliar, yang mencakup kebutuhan pangan, layanan kesehatan, hunian sementara, hingga dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
BSI Maslahat juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital pada aplikasi BYOND by BSI melalui menu Berbagi > Donasi > Program Berbagi THR Yatim, atau melalui laman bsimaslahat.or.id/ramadan dengan memilih program THR Yatim.
BSI Maslahat adalah lembaga Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf yang merupakan mitra strategis PT. Bank Syariah Indonesia, (Persero), Tbk yang terdepan dalam menguatkan ekosistem ekonomi syariah.(ams)





