Sinyal Perang Memuncak, AS Disebut Evakuasi Massal Diplomat dari Tiga Kota Besar Arab Saudi

suara.com
16 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Departemen Luar Negeri AS memerintahkan seluruh diplomat di Arab Saudi untuk segera melakukan "Keberangkatan Wajib" (Mandatory Departure).
  • Keputusan ini merupakan respons terhadap meningkatnya risiko keamanan di Timur Tengah pasca serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.
  • Evakuasi personel diplomatik dari Riyadh, Jeddah, dan Dhahran mengindikasikan eskalasi konflik terbuka yang mengancam keselamatan staf.

Suara.com - Langkah tak biasa diambil oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Mengutip laporan New York Times, seluruh diplomat AS di Arab Saudi kini diperintahkan untuk segera angkat kaki.

Keputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa Washington menyadari risiko keamanan di Timur Tengah telah berada pada level yang sangat membahayakan setelah mereka bersama Israel menyerang Iran sejak Sabtu 28 Februari.

Status "Mandatory Departure" resmi diberlakukan bagi personel AS yang bertugas di Riyadh, Jeddah, hingga Dhahran.

Status ini menandakan kondisi darurat di mana keselamatan staf diplomatik tidak lagi bisa dijamin di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Iran.

Ketegangan ini bermula dari serangan udara AS-Israel ke Iran pada 28 Februari yang menghantam ibu kota Teheran. Serangan tersebut memicu amarah Teheran yang langsung membalas dengan menggempur fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Menariknya, perintah evakuasi ini keluar setelah munculnya kritik dari kalangan diplomat sendiri.

Mereka sebelumnya menyuarakan kekhawatiran terhadap lambannya persiapan evakuasi di bawah pemerintahan Trump, padahal ancaman perang terbuka sudah di depan mata sejak pengerahan pasukan besar-besaran beberapa pekan sebelumnya.

Kini, pengosongan kantor-kantor diplomatik di tiga kota utama Arab Saudi tersebut menjadi bukti nyata bahwa ancaman konflik terbuka di Timur Tengah bukan lagi sekadar retorika. (Antara / sumber: Sputnik/RIA Novosti)

Baca Juga: Anggota DPR Kecam Insiden Kapal Musaffah 2 di Selat Hormuz yang Sebabkan 3 WNI Hilang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rayakan Terpilihnya Mojtaba Khamenei! Rentetan Rudal Terbaru Iran Diluncurkan ke Israel
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Tembakkan Rudal ke Israel usai Umumkan Pemimpin Tertinggi Baru
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Kemenhut kembali gelar Operasi Gabungan Merah Putih Lanskap Seblat
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Persib vs Persik: Beckham Putra Siap
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
JK Sebut Stok Darah di Jakarta Turun saat Ramadan: Butuh 1.000 Kantong per Hari
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.