Warga Tionghoa Gelar Donor Darah “Imlek di Bulan Ramadan”, Targetkan 600 Kantong Darah

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan dan Makassar bekerja sama dengan Yayasan Budi luhur dan beberapa yayasan sosial Tionghoa lainnya, IWATI, Permabudhi dan organisasi tionghoa menggelar bakti sosial donor darah bertajuk “Imlek di Bulan Ramadan”.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 7–8 Maret 2026, di empat lokasi berbeda.

Ketua Panitia, Hendrik Sie mengatakan kegiatan donor darah ini membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam memenuhi kebutuhan stok darah, khususnya selama bulan Ramadan.

Menurutnya, pada bulan Ramadan biasanya stok darah mengalami penurunan karena sebagian masyarakat yang menjalankan ibadah puasa tidak dapat melakukan donor darah pada siang hari.

“Donor darah ini kami lakukan untuk membantu ketersediaan stok darah PMI Sulsel selama Ramadan. Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi menyumbangkan darahnya,” ujar Hendrik kepada media.

Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan dilaksanakan di Gereja Petra Makassar mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai, serta di Yayasan Budi Luhur di Jalan Andi Mappaodang mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.

Sementara pada hari kedua, kegiatan donor darah digelar di Gereja Filadelfia Makassar mulai pukul 10.00 WITA hingga sore hari, dan dilanjutkan di Grand Mall Maros mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai.

Menurut Hendrik, jadwal kegiatan sengaja dibagi pada siang dan sore hingga malam hari agar masyarakat yang ingin berpartisipasi, termasuk yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetap dapat mengikuti donor darah setelah waktu berbuka.

“Jadi sengaja kita buka ada siang dan juga malam agar semua masyarakat yang ingin berpartisipasi bisa ikut, termasuk bagi yang berpuasa karena mungkin tidak bisa saat siang,” jelasnya.

Ia pun mengaku bersyukur karena antusiasme masyarakat pada hari pertama cukup tinggi. Dengan partisipasi tersebut, panitia optimistis target pengumpulan 600 kantong darah dapat tercapai, bahkan berpotensi melebihi target.

Selain itu, kegiatan yang bekerja sama dengan Yayasan Budi Luhur dan sejumlah yayasan sosial Tionghoa lainnya ini juga menyediakan paket sembako bagi para pendonor. Setiap peserta donor darah diberikan beras sebanyak 5 kilogram sebagai bentuk apresiasi.

Sementara itu, Ketua PSMTI Sulsel, Thiawudy Wikarso mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan Imlek yang dilaksanakan oleh berbagai yayasan dan komunitas masyarakat Tionghoa di Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut bertujuan membantu ketersediaan stok darah PMI Sulsel selama bulan Ramadan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Imlek yang dilaksanakan oleh yayasan-yayasan dan masyarakat Tionghoa. Tujuannya untuk membantu stok darah PMI Sulsel di bulan Ramadan, di mana banyak saudara-saudara Muslim kami yang mungkin tidak bisa donor darah,” ujarnya. (adi)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BGN Tegaskan Tak Semua Cerita dan Video soal MBG di Medsos Itu Benar
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Profil Vidi Aldiano, Penyanyi yang Dijuluki Duta Persahabatan dan Berjuang Lawan Kanker
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Melayat ke Rumah Duka, Tantri Kotak: Vidi Aldiano Orang Baik
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Forum STC WTO, Indonesia Tegaskan Komitmen Implementasi Wajib Halal Oktober 2026
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Emaridial Ulza: Klaim Donald Trump Iran Menyerah Hanya Retorika Politik
• 2 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.