Pangkalan Militer di Siprus Diserang Drone Shahed Buatan Iran, Inggris Siagakan F-35 dan Kapal Perang HMS Dragon

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Ketegangan di Timur Tengah semakin meluas setelah sebuah pangkalan militer Inggris di Siprus menjadi sasaran serangan drone buatan Iran. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya konflik regional yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS).

Pangkalan udara RAF Akrotiri, salah satu fasilitas militer utama Inggris di Mediterania Timur, dilaporkan dihantam sebuah drone tipe Shahed pada awal pekan ini. Drone tersebut merupakan jenis pesawat nirawak buatan Iran yang kerap digunakan dalam konflik di kawasan.

Baca Juga :
Filipina Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu Imbas Perang Iran
Israel Serang Depot Minyak Iran, Teheran Membara dan Iran Langsung Balas Serang Haifa

Dalam laporan The Guardian, serangan tersebut menyebabkan kerusakan ringan pada fasilitas pangkalan, namun tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, insiden itu langsung memicu peningkatan status keamanan di pangkalan militer Inggris tersebut.

Drone Diduga Diluncurkan dari Lebanon

Menurut sejumlah laporan media internasional, drone yang menyerang RAF Akrotiri diduga diluncurkan dari wilayah Lebanon oleh kelompok militan Hizbullah, yang dikenal sebagai sekutu utama Iran di kawasan.

Pemerintah Siprus menyebut serangan itu terjadi sekitar tengah malam waktu setempat dan mengenai area instalasi militer di dalam kompleks pangkalan Inggris. Selain drone yang berhasil mencapai pangkalan, otoritas juga melaporkan dua drone lain yang mengarah ke wilayah yang sama berhasil dicegat sebelum mencapai target.

Serangan ini menjadi salah satu insiden paling serius yang melibatkan fasilitas militer Inggris di Siprus dalam beberapa dekade terakhir.

Kapal Perang HMS Dragon
Photo :
  • Wikipedia
Inggris Tingkatkan Kesiapan Militer

Menanggapi serangan tersebut, pemerintah Inggris segera meningkatkan kesiapan militer di kawasan Mediterania Timur. Downing Street dilaporkan mengerahkan kapal perusak HMS Dragon, kapal perang dengan kemampuan pertahanan udara canggih yang dirancang untuk menghadapi ancaman rudal dan drone.

Selain itu, Inggris juga menyiagakan jet tempur F-35 di pangkalan RAF Akrotiri untuk memperkuat sistem pertahanan udara dan mempercepat respons terhadap potensi serangan lanjutan. Langkah ini menunjukkan kekhawatiran London bahwa konflik di Timur Tengah dapat meluas dan mulai menyeret instalasi militer Barat di kawasan.

Serangan drone tersebut juga memicu kekhawatiran di Siprus. Beberapa kelompok masyarakat bahkan menggelar aksi protes di ibu kota Nicosia, menuntut agar pangkalan militer Inggris di pulau itu ditutup.

Baca Juga :
Strategi Militer Iran Berubah Drastis Usai Perang 2025, Kini Lebih Agresif Hadapi Israel dan AS
Ancaman Krisis Energi Global di Depan Mata, Harga Minyak Bisa Tembus Rp2,5 Juta per Barel
Begini Pendapat UAS Tentang Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Usai Serangan Israel-AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPBD DKI Jakarta informasikan status pos pantai Angke Hulu Siaga 1
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Kejagung Buru Buron Riza Chalid, Pakar: Negara Tak Boleh Kalah
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Imigrasi dan BNN Gerebek Lab Narkoba di Bali, 2 WN Rusia Ditangkap
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ombudsman NTT Tegaskan Kampus Tak Boleh Potong Bantuan Biaya Hidup KIP Kuliah
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Detik-Detik 208 Tentara Iran Dievakuasi Pasca Diserang Kapal Selam AS di Sri Lanka
• 2 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.