Kemenekraf Hadirkan Board Game untuk Trauma Healing Anak Korban Banjir di Tapanuli Utara

pantau.com
18 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Direktorat Gim Kementerian Ekonomi Kreatif menghadirkan permainan papan atau board game untuk mendukung pemulihan sosial anak-anak di Tapanuli Utara setelah bencana banjir di Sumatera Utara.

Permainan tersebut digunakan sebagai sarana edukasi sekaligus media trauma healing bagi anak-anak melalui program bertajuk "Riang dan Kreatif dalam Permainan Gim Papan".

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, "Ekonomi kreatif mampu menghadirkan solusi inovatif dan inklusif. Board game mendorong kreativitas anak, membangun ruang interaksi untuk pemulihan psikososial, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth."

Ia menegaskan subsektor gim tidak hanya memiliki potensi ekonomi tetapi juga memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.

Program ini menjadi bagian dari dukungan pemulihan sosial bagi anak-anak terdampak banjir di Tapanuli Utara.

Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 anak dari berbagai sekolah dan komunitas setempat.

Kolaborasi Industri dan Akademisi

Dalam pelaksanaannya Direktorat Gim Kemenekraf bekerja sama dengan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia.

Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai gim papan hasil kerja sama antara akademisi dan industri.

Beberapa karya yang diperkenalkan berasal dari Institut Teknologi Bandung, Vistalab Mediakreasi, serta workshop Gimersia Creator Camp 2025.

Peserta kegiatan juga diajarkan secara langsung mengenai proses kreatif dalam merancang gim.

Dua karya unggulan dari peserta workshop Gimersia Creator Camp turut diperkenalkan kepada para siswa.

Karya tersebut yaitu Cats and The Rugs yang dibuat oleh Diah Ayoe.

Karya lainnya yaitu Sszoo!! yang dibuat oleh Febianzini.

Kedua kreator tersebut berasal dari Bandung.

Media Edukasi dan Rehabilitasi Pascabencana

Kehadiran karya-karya tersebut memperkenalkan produk kreatif anak bangsa sekaligus menunjukkan proses desain permainan sebagai sarana pembelajaran berbasis pengalaman.

Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Gim Kemenekraf Iman Argiono mengatakan, "Board game dalam kegiatan ini diposisikan bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai instrumen yang membantu proses trauma healing sekaligus mengenalkan produk ekonomi kreatif subsektor gim kepada masyarakat."

Ia menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi pascabencana.

Pendekatan melalui permainan papan dinilai sebagai media intervensi sosial yang sederhana namun efektif.

Program serupa juga telah dilaksanakan di Padang Pariaman.

Replikasi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan papan dapat dikembangkan sebagai model intervensi edukatif dan sosial di berbagai daerah terdampak bencana.

Melalui program ini Kemenekraf juga mendorong pemanfaatan subsektor gim sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan inovasi kreatif yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imlek di Bulan Ramadan: Ketika Solidaritas Mengalir Bersama Setetes Darah
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Ricuh Usai Laga Malut United vs PSM Makassar, Suporter Pukul dan Ancam Wasit Thoriq Alkatiri di Stadion Gelora Kie Raha
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Bologna Gagal Dekati 4 Besar Serie A, Verona Raih Kemenangan Penting
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Menemukan Solusi Dampak Perang US-Israel vs Iran bagi Indonesia
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Petani Kentang di Dieng Terdampak Cuaca Ekstrem, Hasil Panen Berkurang HIngga 50 Persen
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.