JAKARTA, DISWAY.ID -- Jalan Kembangan Raya, Jakarta Barat, lumpuh akibat tergenang banjir, Minggu, 8 Maret 2026. Salah satu pemilik warteg di lokasi ini pasrah lantaran makanan yang dijual tidak laku.
Pemilik Warteg Puri Bahari, Esa Fadhlani, mengatakan bahwa air mulai naik ke permukaan sekira pukul 03.00 WIB. Tepat dikala warga sedang bersahur.
Padahal, Esa dan karyawannya sudah menyiapkan menu makanan sahur untuk warga yang bersiap menjalankan ibadah puasa.
BACA JUGA:Momen Anak-anak Main 'Wahana' Air saat Banjir di Kembangan, Semringah Banget!
BACA JUGA:Layanan Transjakarta Berantakan Imbas Banjir Jakarta Meluas, Ini Rute yang Terganggu
Namun apalah daya, musibah banjir ini menghambat niat baiknya. Sejumlah menu yang di masak pun tergeletak begitu saja di meja etalase.
"Air dari Kali Kembangan jam sekitar 23.00 WIB sudah mulai naik. Puncak meluapnya sekitar pukul 03.00 WIB. Nyampe warteg tingginya udah se-paha saya (60-80 cm)," ujarnya saat dikunjungi tim Disway.id.
Meski begitu, niat baik pria kelahiran Tegal ini tak padam. Ia akhirnya membagikan nasi hingga menu-menu masakan warteg itu ke sejumlah warga yang terdampak banjir.
"Warung nggak dagang dari pagi. Itu masih ada lauk, tuh, akhirnya saya bagikan ke warga sini. Kita solidaritas aja saling bantu sesama warga," ungkapnya.
BACA JUGA:Titik Lokasi Banjir di Jakarta Meluas, 148 RT dan 20 Ruas Jalan Terendam hingga 1,5 Meter
BACA JUGA:6 Titik Lokasi Banjir Jakarta Terparah Hari Ini, Duren Tiga Ketinggian Capai 1,5 Meter
Banjir di sekitar wilayah sekolah Global Sevilla Puri Indah ini, kata Esa, sangat berdampak bagi perekonomiannya. Terlebih air menggenang itu sudah tiga kali terjadi sejak Januari-Maret 2026.
"Iya berdampak banget. Kaya gini 'kan jadi nggak ada orang lewat, nggak ada orang makan, supplai makanan terganggu, belanjaan gabisa dikirim. Pendapatan turun," urainya.
Esa pun hampir putus asa menghadapi musibah ini, namun ia tetap percaya bahwa pemerintah memiliki solusi untuk mengatasi banjir. Khususnya di wilayah Kembangan, Jakarta Barat.
"Biasanya emang ada pengerukan kali (untuk anitisipasi banjir). Saya sih percaya pemerintah bisa mengatasi ini," harapnya.
- 1
- 2
- »




