Pemulihan Sosial dan Ekonomi Korban Bencana Terus Dipercepat Satgas PRR

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) menegaskan penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) difokuskan pada percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai skema bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, mulai dari penyediaan hunian sementara hingga bantuan pemulihan ekonomi keluarga.

Baca Juga :
Satgas PRR Percepat Perbaikan Ribuan Sekolah Terdampak Bencana, Begini Tahapannya
Prabowo Terima Laporan Mendagri Tito Pemulihan Bencana Sumatera Tersisa di 10 Kabupaten

Setelah masa kedaruratan, pemerintah kemudian menyiapkan hunian bagi para pengungsi, baik berupa hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).

"Berikutnya, bagaimana yang di pengungsian ini disiapakan hunian sementara, atau kemudian langsung hunian tetap,” ujar Saifullah saat meninjau hunian sementara bersama Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Tito Karnavian di kabupaten Pidie Jaya, Provinsi aceh, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurutnya, karena skala bencana cukup besar dan mencakup beberapa provinsi, penanganan tidak hanya dilakukan oleh satu lembaga saja.

“Biasanya yang menangani cukup BNPB. Namun karena skalanya luas dan besar, Presiden melalui Pak Mendagri selaku Ketua Satgas menugaskan banyak instansi untuk terlibat,” ujarnya.

Beberapa kementerian dan lembaga, termasuk BUMN dan Kementerian PU, turut dilibatkan untuk membantu pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

Ia menambahkan dalam pelaksanaannya kemungkinan terdapat perbedaan standar fasilitas karena pemerintah berupaya memberikan tempat tinggal yang layak secepat mungkin kepada para pengungsi.

“Daripada masyarakat terlalu lama berada di tenda pengungsian, lebih baik segera dipindahkan ke hunian sementara. Jika ada kekurangan di huntara nanti bisa diperbaiki atau disesuaikan,” katanya.

Selain penyediaan hunian, pemerintah juga menyiapkan bantuan bagi keluarga yang menempati hunian sementara maupun hunian tetap. Bantuan tersebut berupa isian rumah tangga sebesar Rp3 juta untuk setiap keluarga dengan asumsi sebagian besar peralatan rumah tangga milik korban hilang atau rusak akibat bencana.

Pemerintah juga memberikan bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga untuk membantu masyarakat memulai kembali kehidupan setelah bencana.

Selain itu, selama masa tinggal di hunian sementara, pemerintah memberikan bantuan jaminan hidup (jadup) untuk pembelian lauk pauk sebesar Rp15 ribu per orang per hari selama tiga bulan.

Baca Juga :
Uang Kompensasi Rumah Rusak Akibat Bencana Sumatera Cair Pekan Depan, Segini Besarannya
Mendagri Soroti OTT Bupati Pati dan Wali Kota Madiun: Risiko Berbuat Buruk, Jangan Main-main!
Mendagri Tito Ungkap Ada Daerah Habiskan APBD Rp1 Miliar Buat Makan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cari Tiket Kereta buat Mudik? KAI Siapkan Promo Spesial Sore Ini, Catat Waktu dan Mekanismenya
• 6 menit lalusuara.com
thumb
Polda Metro Jaya gelar Operasi Ketupat Jaya 2026 selama dua pekan
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Parkir dan Jualan di Trotoar Stasiun Cikini, Larangan yang Berulang Dilanggar
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Trump: Keputusan Akhiri Operasi Militer ke Iran Akan Dibahas Bersama Netanyahu
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPKN dan Ahli IPB: Selama Sanitasi Terjaga, Galon Guna Ulang Tetap Aman Digunakan
• 1 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.