Kronologi Dugaan Pencurian Makanan di Bibi Kelinci Versi Zendhy Kusuma

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris Zendhy Kusuma memberikan penjelasan terkait dugaan dirinya tak membayar makanan di restoran Bibi Kelinci.

Mulanya, ia bersama rombongan tiba di restoran sekitar pukul 22.00 WIB. Menurut dia, saat itu restoran relatif sepi.

Mereka memesan makanan dan minuman seperti pelanggan pada umumnya, namun setelah menunggu cukup lama, pesanan belum kunjung datang.

Baca juga: Pengakuan Zendhy Kusuma, Klaim Sudah Bayar Makan di Bibi Kelinci meski Terlambat

Selama menunggu, Zendhy beberapa kali menanyakan pesanan kepada pelayan.

Awalnya dijanjikan makanan akan siap dalam 15 menit, tetapi informasi yang diberikan berubah-ubah.

“Kami kembali menunggu sesuai informasi yang disampaikan, tapi pesanan juga belum datang-datang juga dan kami tidak mendapatkan kejelasan mengenai status pesanan kami seperti apa,” kata Zendhy dalam klarifikasinya, dikutip Kompas.com, Minggu.

Masuk ke dapur

Karena menunggu hampir dua jam tanpa kepastian, Zendhy memutuskan masuk ke area dapur untuk memastikan pesanan mereka benar-benar dibuat.

Ia menegaskan tidak ada yang menghalangi saat itu.

“Setelah menunggu hampir dua jam, saya masuk ke area dapur untuk memastikan apakah pesanan kami telah dibuat atau belum. Saat itu saya tidak dihalangi untuk masuk,” ujarnya.

Zendhy menemukan bahwa pesanan mereka ternyata belum dibuat dan baru akan diproses saat itu juga.

Baca juga: Zendhy Kusuma Mengaku Kesal, 2 Jam Tunggu Makanan di Bibi Kelinci

Makanan tidak lengkap

Saat makanan akhirnya disajikan, beberapa pesanan diberikan secara terburu-buru dan tidak lengkap.

"Dalam kondisi emosi tersebut kami juga kemudian keluar dari restoran tersebut," katanya.

Karena kecewa, rombongan Zendhy memutuskan keluar dari restoran. Saat berada di mobil, seorang pelayan datang membawa mesin EDC untuk meminta pembayaran.

“Kami tetap bersedia membayar, namun berharap dapat bertemu penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi yang terjadi pada malam itu,” kata Zendhy.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
Upaya pembayaran

Zendhy sempat berniat datang kembali ke restoran pada 21 September 2025 untuk menyampaikan permohonan maaf dan membayar pesanan, tetapi pemilik restoran sedang berada di luar kota.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Musim Hujan Tiba, BRIN Minta Pemda Audit Kesehatan Pohon di Ruang Publik
• 3 jam lalumatamata.com
thumb
Pemprov DKI Perketat Pemilahan Sampah untuk Kurangi Kiriman ke TPST Bantargebang
• 3 menit lalupantau.com
thumb
IHSG Terseret Strategi Risk Off, Analis Sarankan Investor Borong Emiten Fundamental
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kata RM BTS, Jangkauan Vokal Jungkook Kini Makin Tinggi
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
John Herdman Dibikin Pusing, Daftar Pemain Timnas Indonesia Cedera Bertambah Hari Ini
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.